batampos.co.id – Hari pertama Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Batam, kasus positif Covid-19 tercatat masih tinggi. Gugus Tugas Penanganan dan Pengendalian Covid-19 Kota Batam mencatat, warga Batam yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada Senin (12/7) mencapai 374 orang.

”Ya, ada 374 positif, terdiri 256 kasus terkonfirmasi bergejala, 93 kasus terkonfirmasi tanpa gejala, dan 23 kasus konfirmasi kontak,” ujar Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Pengendalian Covid-19 Kota Batam, dr Didi Kusmarjadi, SPoG, kemarin.

Didi menyebutkan, angka ini menjadi tertinggi kedua sepanjang Juli ini. Dengan penambahan kasus ini, maka secara keseluruhan jumlah warga Batam yang terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 17.074 orang. Sementara 13.909 orang lain dinyatakan sembuh.


Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam juga mencatat, penambahan empat orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal selama 24 jam terakhir. Artinya, secara keseluruhan pasien meninggal telah mencapai 376 orang dengan rasio tingkat kematian sebesar 2.202 persen.

Selain pasien meninggal, Satgas Penanganan dan Pengendalian Covid-19 Batam juga mencatat 2.789 pasien menjalani isolasi mandiri dan dirawat di rumah sakit (RS) rujukan. Rinciannya, isolasi mandiri 1.977 orang, dirawat di rumah sakit 506 orang, serta dirawat di Asrama Haji Batam 306 orang.

Didi menambahkan, Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang menjadi rumah sakit yang paling banyak menampung pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Tercacat sebanyak 113 warga Batam dirawat di sana.

Selain RSKI Galang, sebanyak 79 pasien lainnya dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah, 69 orang di RSBP Batam, 62 di Rumah Sakit Awal Bros, dan 46 di RS Elisabeth Batam Kota.

Data ini belum termasuk kasus baru yang terjadi siang hingga malam hari kemarin. Data terakhir hingga tadi malam, khusus di RSUD Embung Fatimah menampung 141 pasien.

Sementara itu, bila melihat penyebaran per kecamatan, Sekupang menjadi kecamatan dengan jumlah pasien dirawat terbanyak yakni 535 orang. Lalu, 483 orang di Batam Kota, 394 orang Kecamatan Sagulung, dan 343 orang di Kecamatan Bengkong. Sisanya, 328 orang warga Batuaji dan 219 di Seibeduk.

Lalu, di Kecamatan Lubukbaja 199 orang, Nongsa 158 orang, serta Kecamatan Batuampar 92 orang. Sementara di Kecamatan Belakangpadang juga naik menjadi 25 orang, Kecamatan Bulang delapan orang, dan Galang sebanyak 5 orang.(*/jpg)