batampos.co.id – Syarat perjalanan jarak jauh dengan moda transportasi laut dan udara mensyaratkan aturan ketat selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.

Di antaranya, syarat membawa dokumen negatif PCR serta kartu vaksin bagi pelaku perjalanan dalam negeri antar provinsi. Orang yang ingin ke Batam dari luar Kepri, diminta melengkapi syarat tersebut di bandara atau pelabuhan keberangkatan.

Hal itu berimbas pada sepinya penumpang di Bandara Hang Nadim Batam dan beberapa pelabuhan di Batam.


General Manager BUBU Hang Nadim, Benny Syahroni, mengatakan, Surat Edaran Gubernur Kepri soal syarat negatif PCR dan sertifikat vaksin berlaku sejak Minggu (11/7/2021) lalu.

”Saya dapat laporan, banyak tidak terima karena mereka terhambat menuju ke Batam. Tapi, ini aturan dari gubernur dan tetap harus dipatuhi,”  kata Benny, Senin (12/7/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Benny memahami bahwa aturan yang ada demi kesehatan masyarakat. Tujuannya, agar penyebaran Covid-19 tidak masif dan dapat dikendalikan.

”Satu sisi kami berharap banyak penumpang, tapi tetap saja kesehatam nomor satu. Saya harap masyarakat dapat mematuhi aturan yang telah ditetapkan, sehingga pandemi ini segera berlalu,” ucapnya.

Terkait jumlah penumpang yang datang kemarin, Benny mengaku data baru dikumpulkan, Selasa (13/7/2021) hari ini. Ia mengatakan, mulai kemarin, hanya ada 17 penerbangan keluar Batam.

Beberapa rute hanya dilayani satu penerbangan. Hal ini disebabkan PPKM darurat sehingga maskapai mengurangi intensitas penerbangan.

”Berdasarkan data dari Sabtu (10/7) dan Minggu (11/7), penumpang datang dan pergi itu di kisaran 2 ribuan saja. Turun dibandingkan sebelumnya, rata-rata 3 ribuan orang,” tuturnya.

Pantauan Batam Pos di terminal keberangkatan masih ada aktivitas, walaupun lalu lalang penumpang tak seramai pekan lalu. Namun, di terminal kedatangan, tidak terlihataktivitas penumpang datang.

Salah seorang warga yang mengantar keluarganya, Adam, mengaku baru kali ini melihat bandara Hang Nadim sepi.

”Sepi sekali, kayak tak berpenghuni,” katanya.(jpg)