batampos.co.id – Akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Tanjungpinang, kapal tujuan Dabo Singkep, Lingga, Senayang dan Tanjungbatu yang berangkat dari Pelabuhan Sri Bintan (SBP) Tanjungpinang untuk sementara tidak beroperasi.

Pantauan Harian Batam Pos hari pertama PPKM darurat di Pelabuhan SBP Tanjungpinang aktivitas penumpang tampak lebih sepi dari satu hari sebelumnya.

Petugas Keselamatan Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang, Marta Wilaya menjelaskan informasi dari operator kapal, dengan penerapan PPKM darurat sehingga hanya penumpang dengan keperluan penting yang berangkat dan diprediksi penumpang juga sedikit yang melakukan perjalanan.


”Pengurangan kapal tidak ada, tapi kapal baru berangkat jika jumlah penumpang sudah cukup untuk satu kali perjalanan,” kata Marta, Senin (12/7).

Dijelaskan Marta, hingga pukul 10.30 WIB baru satu kapal yang berangkat ke Batam, padahal pada hari biasa dengan waktu yang sama sudah tiga kapal berangkat, artinya saat ini dengan PPKM darurat penumpang sangat sepi.

”Biasa kapal berangkat jam 07.30, 09.00 dan 10.00, sekarang baru satu kapal yang berangkat,” ujarnya.

Sementara kapal tujuan pulau, dijelaskan Marta banyak yang tidak beroperasi, seperti kapal ke Dabo Singkep, Lingga, Senayang dan Tanjung Batu untuk sementara tidak beroperasi, sedangkan untuk ke Karimun masih berangkat satu kali.

”Ke Karimun ada berangkat pukul 13.00 WIB, mereka tak operasi karena penumpang sedikit,” tuturnya.

Marta mengaku tidak bisa memaksa pihak kapal untuk berangkat ke semua pulau, karena dengan sedikitnya penumpang operator kapal tidak bisa menutupi biaya operasional.

”Kita tidak bisa memaksakan kapal untuk jalan, mobilitas warga sudah jauh berkurang,” tambahnya. (*/jpg)