batampos.co.id – Camat Batuaji, Ridwan, menyampaikan PPKM darurat ini akan dilaksanakan secara ketat selama waktu yang ditentukan. Dia dan seluruh pegawainya selalu siaga untuk menjaga warga tetap dalam kondisi yang aman sesuai aturan protkes.

”Semoga ada hasilnya karena berbagai upaya sudah kita lakukan. Mari sama-sama kita berjuang menekan lajunya penyebaran
wabah ini,” pinta Ridwan.

Di wilayah Sekupang juga demikian. Hari kedua pelaksanaan PPKM darurat, penyekatan di sejumlah titik masih dilakukan, seperti yang terlihat di depan Pasar Tiban Center. Petugas yang turun mengecek kelengkapan dokumen perjalanan pengendara yang melintas di Jalan Gajah Mada tersebut.


Camat Sekupang, Muhammad Arman, mengatakan, hari kedua pelaksanaan PPKM darurat jumlah pengendara yang melintas mengalami penurunan.

”Sepertinya warga mulai sadar untuk tidak beraktivitas di luar rumah jika tidak perlu,” ujar Arman, saat dijumpai di lokasi penyekatan.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengimbau warga menahan diri bila tidak perlu ke luar rumah. Target pemerintah sembilan hari ke depan kasus turun dan aturan ini segera dicabut.

”Target kami sembilan hari. Kalau Batam berhasil menekan kasus melalui mengurangi mobilisasi, saya rasa kondisi bisa kembali normal dan membaik. Sehingga pemulihan ekonomi bisa cepat,” ujarnya.(jpg)