batampos.co.id – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menghentikan sementara pelayanan paspor mulai 12-20 Juli 2021.

Hal ini merupakan implementasi atas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Kota Batam untuk menekan lonjakan kasus Covid-19.

”Untuk pelayanan paspor itu cuma pengambilan (yang sudah dicetak) saja. Kalau untuk lainnya di PPKM darurat ini tidak ada,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Tessa Harumdila.


Informasi mengenai penutupan layanan paspor itu telah diumumkan melalui media sosial Imigrasi Batam dan website resmi Imigrasi Batam.

Dimana, pihaknya menutup sementara pelayanan paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Unit Layanan Paspor Harbour Bay dan Unit Layanan Paspor Mall Botania 2.

Selain itu, Tessa mengungkapkan bahwa sistem antrean online melalui Aplikasi Pendaftaran Antrean Paspor Online (APAPO) juga tutup semen-
tara.

Di samping itu, pelayanan bagi orang asing, seperti izin tinggal dan status keimigrasian secara tatap muka juga dihentikan.

Namun, penjamin orang asing atau orang asing dapat mengajukan permohonan perpanjanganizin tinggal atau permohonan lainnya secara daring melalui
situs web izintinggal-online.imigrasi.go.id.

”Untuk pelayanan izin tinggal bagi orang asing kami buka secara online, sehingga tidak ada lagi orang asing atau penjamin yang datang ke kantor imigrasi,” ucap dia.

Ia juga menyampaikan bahwa penghentian pelayanan keimigrasian secara tatap muka ini bersifat sementara dan akan terus dievaluasi sesuai dengan arahan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam.

”Bagi masyarakat yang memerlukan konsultasi layanan izin tinggal dapat menghubungi di nomor +628117777430 dan untuk pelayanan paspor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam bisa menghubungi +6281364700070,” katanya.

Ia menambahkan, bagi masyarakat yang membutuhkan layanan dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam untuk selalu mematuhi protokol kesehatan.

”Menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, jaga jarak, hindari kerumunan dan mengurangi mobilitas dan membatasi interaksi,” imbuhnya.(jpg)