batampos.co.id – PPKM darurat sudah berlangsung tiga hari. Berbagai macam aturan baru selama PPKM darurat, salah satunya pendirian 54 titik penyekatan untuk membatasi pergerakan masyarakat.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Harry Goldenhardt, mengatakan, selama PPKM darurat sebanyak 11.000 kendaraan diminta putar balik dan kembali ke rumah masing-masing. ”Secara keseluruhan ada 18 ribu kendaraan, tapi yang diberikan izin untuk melanjutkan perjalanan sebanyak 7.000 kendaraan saja,” kata dia, kemarin.

Harry mengatakan, kendaraan yang diminta putar balik, semuanya tidak memiliki alasan jelas untuk berjalan dan tidak masuk dalam kriteria esensial serta kritikal.


Penyekatan tidak hanya di jalanan Batam saja, tapi pintu-pintu masuk ke wilayah Batam. ”Ada personel yang ditempat di bandara, juga di pelabuhan,” ujarnya.

Harry mengatakan, petugas kepolisian sejauh ini hanya mengambil langkah persuasif. Masyarakat yang melanggar aturan diimbau dan diminta agar tidak mengulangi kesalahannya.

Harry mengatakan, belum ada penindakan hingga menjerat masyarakat dengan pasal-pasal di KUHP dan UU kekarantinaan. ”Apabila melakukan pelanggaran berulang, tidak menutup kemungkinan kami akan tindak secara hukum,” tegasnya.

Harry berharap masyarakat mematuhi peraturan dalam PPKM darurat. Aturan ini, demi menjamin keselamatan dan kesehatan masyarakat. Semakin sedikit mobilitas masyarakat, maka peluang terpapar Covid-19 pun turun.

”Tolong patuhi PPKM darurat, penyebaran Covid-19 semakin tinggi. Saya mohon kerja sama masyarakat untuk berada di rumah sementara waktu ini,” tuturnya.

Terkait wacana PPKM darurat yang akan berlangsung selama 6 pekan, Kapolres Barelang, Kombes Yos Guntur, menyatakan bahwa jajaran Polri, TNI, dan dibantu instansi terkait lainnya, hanya melaksanakan PPKM darurat hingga 20 Juli.

”Tapi jika diminta hingga 6 pekan, kami siap saja. Seluruh personel kami sudah dibekali pengetahuan yang cukup,” tuturnya.

Yos mengaku akan menyiapkan stamina jajarannya, agar siap melaksanakan PPKM darurat dalam jangka yang cukup panjang. Tapi, ia berharap masyarakat ikut berpartisipasi, dengan mematuhi protkes dan larangan selama PPKM darurat.

”Penyekatan kami lakukan dari jam 8 pagi hingga 8 malam. Dari jam 8 malam hingga 4 pagi, diberlakukan jam malam. Tidak ada masyarakat yang boleh berkegiatan di waktu itu,” tegasnya. (*/jpg)