batampos.co.id – Tim K-9 Bea Cukai Batam kembali menunjukkan kinerja yang maksimal, terbukti dengan ditemukannya dua bungkus ganja seberat 1,0508 gram di dalam paket barang kiriman, Selasa, (22/6/2021) lalu.

Kepala Seksi Layanan Informasi Kantor Pelayanan Utama Bea
dan Cukai Batam, Undani, mengatakan, temuan tersebut berawal dari kegiatan rutinitas Tim K-9 Bea Cukai Batam yangmemeriksa barang yang akan dikirimkan keluar Batam.

“Saat Tim K-9 memeriksa rangkaian barang di Tempat Penimbunan Sementara (TPS) PK, anjing pelacak memberikan respon terhadap salah satu paket barang yang akan dikirim ke Ujung Pandang, Makassar,” jelasnya melalui pernyataan tertulisnya yang diterima batampos.co.id, Rabu (14/7/2021).


Paket tersebut lanjutnya diketahu dikirim oleh pria berinisial A dan akan diterima oleh seorang Pria berinisial F di Ujung Pandang.

Barang bukti paket ganja yang ditemukan Bea Cukai Kota Batam. Foto: Bea Cukai untuk batampos.co.id

‚ÄúPaket diketahui diberitahukan barang berupa baju dan makanan. Namun setelah paket dibuka, petugas menemukan dua bungkus plastik yang berisi rajangan daun dan biji yang mencurigakan,” jelasnya.

Atas barang tersebut lanjutnya dibawa ke kantor untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kata dia, dari hasil uji laboratorium dan menunjukkan hasil bahwa barang tersebut mengandung senyawa cannabinol dan delta-9 tetra hydro cannabivarian yaitu senyawa yang terdapat dalam
marijuana.

“Atas barang bukti selanjutnya diserahterimakan ke Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) untuk proses lebih lanjut,” katanya.

Ia menjelaskan, upaya penyelundupan tersebut dapat dijerat dengan Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang
Narkotika Pasal 114 ayat (2) dan/atau Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) dengan ancaman pidana mati/penjara seumur hidup, atau paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun.

Serta pidana denda maksimum Rp10 miliar.(*)