batampos.co.id – Tiga hari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Kota Batam, belum ada tanda-tanda kasus positif Covid-19 melandai. Angka positif harian dan angka kematian masih tinggi. Bahkan, tingkat keterisian ruang isolasi maupun ICU (BOR Isolasi & BOR ICU) di atas 83 persen dan kasus aktif mendekati 3.000 kasus.

Kasus harian positif dalam 24 jam pada Rabu (14/7) kemarin atau tepat di hari ketiga PPKM darurat, mencapai 213 orang. Dari jumlah ini, 137 orang bergejala ringan hingga berat dan hanya 59 yang tanpa gejala, 15 kasus kontak dengan pasien Covid-19, serta dua kasus tanpa kontak dan bukan habis melakukan perjalanan.

Jika dicermati lagi, data Tim Gugus Tugas Pengendalian Covid-19 Kota Batam, angka kematian sepanjang Juli atau tepatnya 14 hari (1-14 Juli), tercatat 108 pasien positif Covid-19 meninggal dunia. Angkanya sangat tinggi jika dibandingkan angka kematian secara keseluruhan yang merupakan akumulasi kasus dari sejak pertama pandemi hingga saat ini 408 orang. Sebab, 108 orang meninggal ini terjadi hanya dalam 14 hari saja dalam bulan Juli ini.


”Total ada 17.609 kasus Covid-19 di Batam dan kasus aktif saat ini mencapai 2.980 orang. Jadi mohon, peran aktif masyarakat sama-sama mencegah penularan virus ini agar kasus bisa turun,” ujar ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Pengendalian Covid-19 Kota Batam, dr Didi Kusmarjadi, SPoG, kemarin.

Selanjutnya, pasien yang dirawat juga terus bertambah. Dari 2.980 kasus aktif atau dirawat, 2.100 pasien isolasi mandiri, 565 lainnya dirawat di rumah sakit Covid-19, dan sebanyak 315 dirawat di Asrama Haji.(*/jpg)