batampos.co.id – Kapolsek KKP Polresta Barelang, AKP Budi Hartono, mengatakan, selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Kota Batam, sejumlah agen kapal feri memilih tidak beroperasi. Hal ini dilakukan karena sepinya penumpang.

”Kapal masih tetap jalan. Cuma beberapa agen kapal off (tutup sementara), operasional tidak mencukupi karena penumpang sedikit,” kata Budi, seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Ia menjelaskan, sejak diberlakukan PPKM darurat, aktivitas di pelabuhan turun hingga 50 persen.


Seperti, beberapa agen kapal feri tujuan Dumai, Selat Panjang, Dabo, dan Karimun tidak beroperasi.

”Sekarang masyarakat keluar masuk Batam yang masih dalam wilayah Kepri, persyaratannya sudah vaksin minimal dosis 1 ditambah tes antigen. Kalau di luar Kepri, harus vaksin dan ada yang minta harus PCR. Antigen dan PCR kan mahal, jadi orang
malas mau kemana-mana,” katanya.

Budi menambahkan, untuk hari pertama PPKM darurat, Pelabuhan Sekupang melayani 28 trip kapal dengan total 855 orang, di Pelabuhan Harbour Bay 3 trip kapal dengan 46 penumpang, serta Pelabuhan Punggur 42 trip dengan 492 penumpang.

”Sejauh ini situasi aman dan terkendali. Namun perkiraan akan lebih sepi karena agen kapal ini masih off,” tutupnya.(jpg)