batampos.co.id – Penyekatan di hari keempat pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Batam, tidak lagi ketat seperti di hari pertama dan kedua. Ini terlihat dari kendaraan lalu lalang di jalanan Batam yang kembali ramai.

Pantauan Harian Batam Pos di beberapa ruas jalan dari titik penyekatan Tiban hingga Batam Kota pukul 10.00 kemarin, tampak tidak ada lagi pemeriksaan ketat seperti sebelumnya. Pengendara leluasa melewati pos-pos penyekatan. Padahal, tujuan dari penyekatan untuk memeriksa masyarakat yang keluar, apakah memiliki syarat yang ditentukan dan sesuai kriteria surat edaran wali kota.

Selain itu, masyarakat mulai mencari celah-celah agar tidak melalui pos-pos penyekatan. Rambu-rambu dilarang untuk dilewati, terkadang dirusak. Sehingga kendaraan pun bebas keluar tanpa melewati pos penyekatan.


Sementara pantauan Harian Batam Pos di Tiban Center, beberapa kali petugas memperbaiki garis penyekatan yang dirusak. Tapi, setelah diperbaiki, kembali dirusak. Kendaraan pun lewat tanpa harus melalui pos penyekatan.

Pembatasan kegiatan di malam hari pun tidak lagi terlihat. Di kawasan Tiban misalnya. Hari pertama dan kedua, masyarakat yang tidak memiliki kepentingan tidak bisa lewat. Tapi, Rabu (14/7) tidak ada lagi petugas yang berjaga di pos penyekatan. Hanya tendanya saja berdiri tegak. Sehingga beberapa remaja dengan bebas lalu lalang.

Terkait pos penyekatan ini, Kasatpol PP Pemko Batam, Salim, mengaku bukan wewenangnya bicara soal penyekatan. ”Bukan saya itu, Polresta Barelang,” ucapnya.

Namun, Salim mengatakan, saat dirinya patroli di pagi hari, penyekatan dilakukan cukup ketat. Masyarakat yang lalu lalang pun ditanyakan satu per satu. ”Saya patroli pagi, bagus semua kok,” ujarnya.

Berdasarkan aturan PPKM darurat bahwa penyekatan ini dilakukan dari pagi hingga jam 8 malam. Lalu dari pukul 20.00 hingga 04.00 pagi diberlakukan jam malam. Masyarakat dilarang lalu lalang tanpa tujuan jelas.

Sementara itu, di wilayah Batuaji dan Sagulung sedikit berbeda. Pantauan Batam Pos, petugas mengaku tetap semangat mengawasi aktivitas masyarakat di masa PPKM darurat. Meskipun kelelahan, mereka tetap bekerja mengimbau dan mengarahkan warga yang hilir mudik di jalan raya untuk mengurangi aktivitas di luar rumah.

”Tidak ada istilah longgar, kami tetap bekerja maksimal agar PPKM ini bisa berjalan efektif menekan laju penyebaran Covid-19 di Kota Batam,” ujar Camat Batuaji, Ridwan, kemarin.(*/jpg)