batampos.co.id – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, Batam sudah mendapatkan 20 ribu dosis vaksin dari Pemerintah Provinsi Kepri, Kamis (15/7). Ketersediaan vaksin masih sangat terbatas. Akibatnya, penyuntikan hanya dilakukan di Puskesmas yang tersebar di Kota Batam. Pelaksanaan vaksinasi tidak digelar tersentral atau massal, akibat stok vaksin yang tidak banyak.

Amsakar mengatakan, Pemko Batam terus berkoordinasi dengan Pemprov Kepri terkait ketersediaan vaksin. Pihaknya tidak membantah bahwa saat ini stok vaksin di Batam memang terbatas. ”Informasinya, diprioritaskan dosis kedua, karena sudah terjadwal,” imbuhnya.

Pihaknya juga terus mendorong Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri untuk mendesak pemerintah pusat agar melakukan penambahan kuota vaksin. Sehingga dapat segera didistribusikan kepada masyarakat.


Dinkes Kepri, menurutnya, akan mengirim 2.000 vial dari Kepri. Namun, jumlah tersebut akan dibagi termasuk untuk TNI dan Polri, sedangkan untuk Batam hanya 500 vial atau hanya cukup untuk 5.000 orang.

Sementara terkait dengan target vaksinasi 70 persen sampai akhir Juli ini, menurutnya akan sulit tercapai jika ketersediaan vaksin terbatas seperti yang terjadi saat ini.

Itu sebabnya, pihaknya berharap ada pembicaraan yang serius antara Pemprov Kepri dengan Pemerintah Pusat terkait vaksin ini.

”Kalau dalam waktu dekat ada distribusi vaksin dengan jumlah yang banyak, misal 50 ribu vial yang datang mungkin tercapai, tapi kalau sedikit-sedikit seperti sekarang ini sepertinya sulit untuk mengejar target,” katanya.

Permintaan vaksin terus meningkat, hal ini ditambah dengan pemberlakuan PPKM darurat yang mewajibkan sertifikat vaksin untuk melakukan perjalanan.

Amsakar mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (protkes), menjaga jarak, kurangi mobilitas, agar bisa menekan penyebaran di Batam. Ia berharap, hingga berakhirnya PPKM darurat, ada penurunan yang signifikan terhadap kasus Covid-19 di Batam.

”Patuhi aturan untuk saat ini. Jangan lagi ada yang melanggar agar wabah ini cepat berlalu,” imbuhnya.(*/jpg)