batampos.co.id – Setelah 19 tenaga keseharan (nakes) di RSUD Embung Fatimah terpapar Covid-19 pada gelombang kedua.

Saat ini, 57 nakes di Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam juga terpapar Covid-19.

”Tenaga kami saat ini sangat minimal. Jadi, memang tidak bisa melayani dengan optimal
seperti saat keadaan normal,” kata Direktur RSBP Batam, dr Afdhalun Hakim, Jumat (16/7/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.


Bahkan, Afdhalun sendiri saat ini tengah menjalani isolasi mandiri karena terpapar Co-
vid-19. Menurut dokter ahli jantung itu, kondisi saat ini benar-benar sulit.

Setiap hari tenaga medis RSBP harus menangani pasien Covid-19 yang datang tiada henti.

Sementara itu, di sisi lain, kata dia, sebagai rumah sakit umum juga harus melayani
pasien non Covid-19 yang juga membutuhkan penanganan medis.

”Misalnya, ada pasien yang mau operasi usus buntu, atau operasi trauma kepala,
jika tidak dilayani bagaimana. Risikonya sangat tinggi juga,” paparnya.

Karena kekurangan tenaga medis, ia mengaku pihak RSBP harus jeli dalam mengatur pelayanan, agar semua pasien bisa terlayani.

”Makanya, kami imbau jika ada pasien non-Covid-19 yang sakitnya ringan, lebih baik jangan dirawat. Kecuali, pasien yang butuh penanganan darurat. Yang kami butuhkan saat ini, pengertian dari masyarakat,” jelasnya.

Lebih jauh lagi, Afdhalun juga mengakui, imbas dari kekurangan tenaga medis, membuat sejumlah operasi non-Covid-19 tertunda.

”Ini kondisi nyata, nakes kami juga berjatuhan karena tiap hari melayani pasien Covid-19 yang di emergency. Kami juga takut, karena salah prosedur sedikit saja, bisa tertular,” jelasnya.

Sedangkan Plh Dirut RSBP Batam, Muhammad Askar, mengatakan, penanganan pasien Covid-19 terpusat di satu gedung khusus.

Mulai dari kedatangan hingga masuk ruang perawatan.

”Semua kami lakukan protkesnya. Mulai dari masuk emergency saja sudah dipilah-pilah, agar tak bercampur dengan pasien lain,” ungkapnya, saat menerima kunjungan Deputi I
BP Batam, Wahjoe Triwidijo, kemarin pagi.

Sementara itu, Deputi I BP Batam, Wahjoe Triwidijo, datang ke RSBP Batam untuk memberi semangat para nakes yang berjibaku menangani pasien Covid-19.

“Kami dari pimpinan dan seluruh karyawan BP Batam memberikan apresiasi yang
setinggi-tingginya kepada seluruh tenaga kesehatan yang telah mendedikasikan dengan baik dalam memberikan pelayanan yang terbaik pada masyarakat Batam,” kata Wahjoe.(jpg)