batampos.co.id – Pengembangan Pelabuhan Batuampar tahun ini akan dimulai dengan pembangunan terminal peti kemas atau container yard (CY) seluas 6 hektare.

CY akan dibangun dalam waktu dekat. Saat ini, sudah dalam tahapan konsultasi dengan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Badan Pengusahaan (BP) Batam selaku user atau pengguna.

CY merupakan tempat penampungan kontainer di pelabuhan. Kasubdit Pembangunan Kepelabuhanan dan Bandara, Boy Zasmita, mengatakan, pembangunan CY terdiri dari dua bagian.

Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Batu Ampar Kota Batam. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

”Bagian pertama seluas empat hektare yang berada di bekas Gudang Persero. Anggaran pembangunannya mencapai Rp 51 miliar,” kata Boy, seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Anggaran yang begitu tinggi, disebabkan karena BP Batam membangun CY di bekas Gudang Persero, sehingga dimulai dari nol.

”Anggarannya besar, karena harus mempersiapkan banyak hal,
seperti listrik dan lain-lain,” jelasnya.

Sementara itu, CY bagian kedua yakni seluas 2 hektare yang sudah digunakan BP Batam.

Anggarannya lebih murah, sebesar Rp 13 miliar untuk memperbaikinya.

”Jadi, total CY yang akan dibangun seluas 2 hektare. Pembangunan akan selesai tahun ini,” paparnya.

Selanjutnya, pembangunan drainase. Lelang untuk proyek tahun jamak akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa pintu gerbang pelabuhan bongkar muat ini selalu kebanjiran saat hujan.

Sehingga, perlu dibangun drainase untuk mengatasi persoalan tersebut.

”Anggarannya mencapai Rp 51 miliar, dan ditargetkan selesai tahun 2022,” tuturnya.

Proyek lainnya yakni pendalaman alur, senilai Rp 81 miliar.(jpg)