batampos.co.id – Tingginya kematian pasien Covid-19 di Kota Batam juga bisa dilihat di permakaman Covid-19.

Salah satunya di TPU Seitemiang. Pengelola TPU Seitemiang menyebut, sehari bisa memakamkan 20 jenazah Covid-19.

Itu baru di area permakaman muslim, belum termasuk nonmuslim dan Tionghoa.
Jumlah ini meningkat drastis dari bulan-bulan sebelumnya, yang hanya memakamkan satu sampai dua jenazah Covid-19 dalam tiga hari.


”Sekarang terbalik, sehari bisa sampai 20 jenazah yang kami makamkan. Masih banyak warga yang meninggal akibat Covid-19,” ujar Sekretaris Yayasan Khairul Umma, Zailani selaku pengelola pemakaman muslim di TPU Seitemiang, Jumat (16/7/2021).

Saking banyaknya jenazah korban Covid-19, petugas pemakaman di TPU Seitemiang bahkan menyiapkan tujuh hingga delapan liang kubur kosong dalam sehari.

Ini sebagai upaya antisipasi jika terjadi penumpukan jenazah pasien Covid-19.

”Kadang kewalahan kami karena sekali datang bisa empat sampai lima jenazah. Makanya sekarang kami siapkan (liang makam), biar tak kewalahan jika terjadi penumpukan jenazah lagi,” ujar Zailani.

Sejak di Seitemiang dibuka lahan permakaman khusus untuk pasien Covid-19, kini
makin sempit. Ini artinya angka kematian akibat Covid-19 masih tinggi.

Untuk satu blok yang isinya 60 hingga 70 makam, penuh terisi dalam waktu tiga hari saja.

”Jika angka kematian terus meninggi maka lahan yang tersedia tak akan bertahan lama
lagi (penuh, red),” ujarnya.(jpg)