batampos.co.id – Kasus positif Covid-19 di Kota Batam kembali memecahkan rekor tertinggi sejak awal pandemi. Sebelumnya pada Jumat (9/7/2021) kasus tertinggi mencapai 393 kasus, maka pada Jumat (16/7) kemarin, mencapai 417 orang.

Jumlah ini belum termasuk 26 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dinyatakan positif dan dievakuasi ke Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang dari tempat karantina Rusun Pemko di Tanjunguncang.

”Ini menjadi kasus tertinggi sejauh ini,” ujar Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas
Pengendalian Covid-19 Kota Batam, dr Didi Kusmarjadi, SPoG, kemarin.


Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam mencatat, total pasien positif di Batam dari awal pandemi hingga kemarin mencapai 18.292 kasus.

Tak hanya kasus positif yang tercatat tinggi, pasien yang meninggal dunia karena Covid-19 di Kota Batam juga terus bertambah dan bertahan di atas 10 pasien per hari.

Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Jumat (16/7/2021).

Kemarin, ada 12 pasien meninggal dunia, sehingga total pasien meninggal karena Covid-19 sudah 428 orang.

Selain itu, pasien yang dirawat juga terus bertambah. Tercatat, 2.854 orang menjalani isolasi mandiri dan dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19 Kota Batam.

Rinciannya; 1.985 pasien isolasi mandiri, 628 orang dirawat di rumah sakit Covid-19, dan 241 orang dirawat di Asrama Haji Batam.

Kabar baiknya, tingkat kesembuhan juga tinggi. Kemarin, sebanyak 425 orang dinyatakan sembuh dari Covid-19, sehingga total pasien sembuh dari sejak awal pandemi sudah 15.010 orang.

Didi menambahkan, RSKI Galang menjadi rumah sakit yang paling banyak menampung pasien terkonfirmasi Covid-19.

Tercacat sebanyak 123 warga Batam dirawat di sana. Lalu, 101 pasien dirawat di RSUD Embung Fatimah, 87 orang di RS Elisabeth Batam Kota, 80 orang di RSBP Batam, 68 orang di RS Awal Bros, Batam.(jpg)