batampos.co.id – Wakasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Juwita Oktaviani, mengimbau masyarakat Batam untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 sesuai prosedur.

Ia mengungkap, saat ini ada beberapa oknum yang memanfaatkan program ini untuk mendapatkan keuntungan.

”Vaksinasi ini ada tahapan. Dari pendaftaran, screening (pengecekan kesehatan). Jadi jangan terpengaruh dengan berita hoaks tentang vaksinasi,” ujar Juwita, Jumat (16/7/2021).


Ia menjelaskan, ada masyarakat yang tidak mengikuti vaksinasi karena terpengaruh berita hoaks.

Wakasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Juwita Oktaviani, menginterogasi pelaku pemalsuan sertifikat vaksin di Mapolresta Barelang, Kamis (15/7/2021) siang. Foto: Yofi/Batam Pos

Seperti, vaksin menimbulkan demam hingga kelumpuhan.

”Sehingga ada masyarakat yang takut. Berita itu tidak benar, vaksinasi ini untuk imun badan, membantu tubuh melawan virus corona,” katanya.

Sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Barelang menangkap sindikat pemalsuan dokumen atau sertifikat vaksin.

Dalam sehari, pelaku bisa meraup keuntungan mencapai Rp 5
juta.

”Bagi masyatakat yang mengetahui adanya pemalsuan, segera laporkan ke ksmi, akan langsung kami tindak,” tegasnya.

Menurut Juwita, sertifikat vaksin tersebut nantinya akan sangat dibutuhkan. Seperti, persyaratan perjalanan menggunakan pesawat, hingga persyaratan pengurusan administrasi di pemerintahan.

”Nanti akan sangat berguna untuk masyarakat itu sendiri. Jadi, jangan tergiur dengan pemalsuan yang mengeluarkan biaya,” tutupnya.(jpg)