batampos.co.id – Hari terakhir Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Tanjungpinang, aktivitas penumpang di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) sangat sepi. Bahkan saat lebaran Iduladha jumlah penumpang turun hingga 85 persen dari jumlah normal.

Tidak hanya itu, untuk rute kapal ke Batam saat ini hanya tiga trip dalam satu hari atau paling banyak empat kali dengan jumlah tidak sampai 60 persen. Pantauan Batam Pos di Pelabuhan SBP Tanjungpinang, Selasa (20/7) pukul 11.30 WIB aktivitas terpantau sepi, hanya ada beberapa penumpang yang sedang menunggu kapal untuk berangkat ke Batam.

Staf Keselamatan Berlayar Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang, Asep Gunawan menjelaskan pada hari lebaran Iduladha aktivitas di Pelabuhan SBP Tanjungpinang sangat sepi.


Kapal pertama yang berangkat terpaksa diundur hingga pukul 11.00 WIB dengan jumlah 40 penumpang. ”Baru berangkat satu kapal jam 11.00 ke Batam, hanya 40 penumpang saja,” kata Asep, di Pelabuhan SBP Tanjungpinang, Selasa (20/7).

Saat ini kata Asep pihaknya tidak bisa memastikan jumlah penumpang yang akan berangkat, selama PPKM darurat mobilitas penumpang baik ke Batam ataupun ke pulau terjadi penurunan yang sangat drastis. Bahkan untuk satu kali berangkat saat lebaran Iduladha 2021 diperkirakan tidak bisa menutupi operasional.

”Kalau 40 penumpang ini sepertinya tidak cukup nutupin operasional,” ujarnya.

Saat ini keberangkatan kapal tidak bisa dipastikan seperti biasanya, rata-rata kapal berangkat setiap pukul 11.00 WIB, 14.30 WIB dan 17.30 WIB, kapal berangkat lebih lama karena menunggu penumpang penuh, sementara untuk kapal ke Pulau, kata Asep hanya satu kapal berangkat ke Anambas sementara untuk ke pulau lain tidak ada.

“Sekarang berangkat tiga kali sehari. Paling banyak empat kali,” tambahnya. (*/jpg)