batampos.co.id – Wali Kota Batam Muhammad Rudi, mengatakan Pemko Batam juga akan mempersiapkan bantuan paket bahan pokok kepada keluarga pasien yang menjalani isolasi. Adapun sembako yang dipersiapkan itu, berasal dari Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan untuk masyarakat. Bahan pokok bantuan dari CSR tersebut sudah mulai terkumpul dan secepatnya akan didistrubusikan.

”Kita akan memberi sembako (bahan pokok,red) hanya berbentuk beras saja, yang lain mungkin tidak. Karena kemampuan kita terbatas dan kondisi pengusaha yang sama-sama merasakan kesusahan ini. Intinya itulah yang dibantu dari pemerintah, Forkopimda, dan semuanya,” imbuhnya.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, untuk bantuan sembako yang bersumber dari APBD, pihaknya belum dapat memastikan bisa tidaknya direalisasikan. Pasalnya, hingga saat ini pihaknya telah enam kali melakukan refocusing anggaran di APBD 2021, namun anggaran terbatas. Sehingga, solusinya untuk bantuan sembako itu, Pemko Batam untuk sementara menggali potensi dari CSR perusahaan.


”APBD pun entah mana lagi yang akan kira refocusing. Tapi sementara sampai ke tahap (refocusing) itu, kita akan maksimalkan potensi di masyarakat dari CSR ini,” tuturnya.

Ia menambahkan, saat ini sudah banyak proyek fisik yang dianggarkan dalam APBD 2021, sudah ada pemenangnya. Sehingga, untuk menyelesaikannya tidak mudah. Sementara di sisi lain, APBD Kota Batam juga tengah mengalami defisit sebesar Rp 221 miliar.

”Itulah refocusing ini betul-betul kita cermati, mana yang belum terlaksana. Sementara sampai kesitu (refocusing), kita menggerakkan potensi dari CSR,” tutupnya.(*/jpg)