batampos.co.id – Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang kembali ke Tanah Air terus berdatangan di tengah kencangnya terpaan wabah Covid-19 di Kota Batam.

Lokasi karantina PMI Rusunawa BP dan Pemko Batam di Tanjunguncang masih ada 395 PMI lagi pada Rabu (21/7).

Jumlah ini sudah berkurang dari awal pekan lalu sebab sebagian sudah diperbolehkan kembali ke kampung halaman dan sebagian dievakuasi ke rumah sakit karena terkonfirmasi positif Covid-19.


dr Anggitha, petugas medis di Rusunawa menyebutkan, PMI yang dievakuasi ke Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang ada 28 orang, Selasa (20/7/2021).

Sementara pekan sebelumnya juga sudah duluan evakuasi puluhan PMI yang juga terkonfirmasi positif.

Meskipun yang dinyatakan negatif lebih banyak, namun jumlah yang positif juga tetap tinggi.

PMI terkonfirmasi positif menjadi prioritas Tim Gugus Tugas demi memastikan ada atau tidaknya varian terbaru masuk ke Tanah Air.

”Prosedurnya tetap, secara umum mereka (PMI) harus menjalani
dua kali proses swab. Kalau ada yang positif sampel mereka akan diteliti lagi demi memastikan jenis varian terbaru atau Covid-19 biasa (non varian),” ujar dr Anggitha.(jpg)