batampos.co.id – Kapolsek KKP Polresta Barelang, AKP Budi Hartono, mengatakan bahwa di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat yang kini berganti istilah menjadi PPKM level IV menyebabkan aktivitas di pelabuhan semakin sepi.

Agen kapal enggan beroperasi dan hanya melayani beberapa trip.

“Beberapa agen kapal tidak beroperasi dikarenakan persyaratan, dan memang takut dengan situasi pandemi ini,” ujar Budi.

Ia menjelaskan seluruh perjalanan dari Batam ke Riau ditiadakan. Sedangkan perjalanan Batam ke Karimun hanya dua trip.

Aktivitas Pelabuhan Domestik Sekupang hingga saat ini masih sangat sepi.  Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Kemudian di Pelabuhan Harbourbay hanya melayani trip Batam ke Tanjungbatu. Itu pun hanya satu trip.

“Di Punggur dari Batam ke Pinang sehari tiga trip saja. Ke Lingga dan Anambas off,” katanya.

Persyaratan keluar masuk Batam yakni vaksin minimal dosis satu ditambah antigen. Kemudian persyaratan di luar Kepri harus vaksin dan PCR.

“Yang bikin sepi juga karena antigen dan PCR mahal. Yang buat¬† sepi juga karena sejak tiga hari berjalan PPKM darurat Pelni Batam menyatakan setop operasional,” ungkapnya.

Budi menambahkan, khusus pelabuhan internasional di Batam Center dan Harbourbay masih beroperasi, namun pengunjung dibatasi.

“WNA yang masuk ke Indonesia dibatasi, terbatas untuk diplomat dan visa khusus. Harbourbay cenderung tidak jalan, dan dari Malaysia didominasi WNI yang balik,” tutupnya.(jpg)