batampos.co.id – Kasus positif Covid-19 di Batam masih tetap tinggi. Namun, mulai diimbangi dengan tingkat kesembuhan. Rabu (21/7) kemarin contohnya, ada penambahan 308 orang positif Covid-19 di Batam, namun yang sembuh bertambah 346 orang.
”Alhamdulillah ada tambahan 346 pasien sembuh. Lebih banyak dari yang positif. Mudah-mudahan kondisi terus membaik,” ujar Ketua Bidang Kesehatan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam, dr Didi Kusmarjadi, SPoG, Kamis (22/1).
Jika ditotal, jumlah pasien positif Covid-19 dari sejak awal hingga kemarin sudah mencapai 20.672 orang. Sementara yang sembuh 17.105 orang. Sisanya (kasus aktif) masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 dan isolasi mandiri (isoman).
Kendati mulai berimbang jumlah positif dengan tingkat kesembuhan, Didi tetap mengingatkan masyarakat untuk patuhi protokol kesehatan (protkes), kapanpun dan di manapun berada. Sebab, angka positif Covid-19 masih di atas 300 kasus per hari. Artinya, masih sangat tinggi.
Tak hanya itu, yang menjadi ancaman serius dan mengkhawatirkan adalah angka kematian yang juga masih tinggi. Kemarin saja, tercatat ada 15 pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Jumlah ini terbilang tinggi, sebab beberapa hari sebelumnya sempat berada di bawah angka 10-an kasus per hari.
”Iya, ada 15 orang yang meninggal hari ini (kemarin, red). Jadi, jangan lengah, harus tetap taat protkes,” tegas Didi. Dengan penambahan 15 orang meninggal kemarin, total jumlahnya mencapai 485 orang.
Sementara itu, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Batam juga mencatat tingkat kasus aktif di Batam sebesar 14,9 persen atau 3.082 orang pada Kamis (22/7). Angka tersebut memang sedikit menurun 53 orang dibandingkan pada Rabu (21/7) lalu. ”Tapi kasus aktif 3.082 orang masih cukup tinggi,” ujar Didi.
Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Batam juga mencatat, dari 3.082 kasus aktif, ada 2.269 orang yang menjalani isoman di rumah masing-masing yang tak lama lagi akan ditempatkan terpusat di tempat isolasi empat rumah susun dan tempat-tempat lain yang sudah disiapkan Pemko dan BP Batam. Sisanya, 628 dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19 dan 185 lainnya di Asrama Haji.(jpg)
