batampos.co.id – Kabar duka datang dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji. Seorang perawat (nakes) yang aktif dengan penanganan pasien Covid-19 selama ini meninggal dunia, Rabu (21/7) sore.

Dia adalah Agustar, perawat berusia 39 tahun. Dia meninggal dunia setelah sepekan menjalani perawatan medis sebagai pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19. Agustar meninggal di rumah sakit tempat dia berkerja dan telah dimakamkan secara prosedur tetap penanganan jenazah korban Covid-19 di TPU Seitemiang.

Manajemen RSUD sangat berduka sebab ini nakes pertama yang meninggal dunia setelah bergelut bersama nakes lainnya menangani pasien Covid-19 selama ini. Di depan RSUD terpampang sejumlah karangan bunga sebagai bentuk berbelasungkawa.
”Selamat Jalan Pejuang RSUD Embung Fatimah, Agustar, AMK” isi tulisan di papan bunga.

Wadir Pelayanan Medik RSUD Sri Rupiati saat dikonfirmasi mengakui kehilangan satu nakes tersebut. Dia yang mewakili nakes dan manajemen RSUD turut berbelasungkawa dan sangat berduka atas kepergian pejuang melawan Covid-19 di RSUD tersebut.

”Semalam meninggalnya. Dia positif karena memang selama ini menangani pasien Covid-19. Kami sangat berduka, dia pejuang (menangani pasien Covid-19) di rumah sakit ini,” ujar Sri.

Dengan kepergian salah satu nakes tersebut, Sri berharap agar masyarakat kembali sadar dan taat akan aturan protokol kesehatan yang ada. Dengan menjalankan protokol kesehatan tentu membantu petugas medis untuk terhindar dari paparan Covid-19. Semakin taat mengikuti aturan protokol kesehatan tentu semakin sedikit yang terpapar sehingga mengurangi risiko terpaparnya tenaga medis.

”Marilah kita tingkatkan lagi keamanan diri dengan mentaati aturan protokol kesehatan yang ada. Cuci tangan, jaga jarak, pakai masker dan hindari lokasi keramaian,” imbau Sri.

Petugas medis RSUD yang masih menjalani perawatan medis karena Covid-19 masih ada 15 orang. Sementara pasien Covid-19 dari masyarakat umum lainnya masih 127 orang. (*/jpg)