batampos.co.id – Tokoh Pemuda Bintan, Miswanto mengatakan vaksinasi dosis pertama sulit diperoleh, padahal banyak masyarakat yang mencari karena belum divaksin.

”Sulit diperoleh vaksin dosis pertama,” katanya, seperti yangd iberitakan Harian Batam Pos.

Dikatakan Miswanto, sejumlah puskesmas yang ada di Bintan rutin melaksanakan
vaksinasi secara terjadwal.

Namun kegiatan vaksinasi Covid-19 yang dilakukan kebanyakan untuk vaksinasi dosis kedua.

”Katanya stok vaksin dosis pertama belum ada,” ujarnya.

Selain puskesmas, Miswanto mengharapkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)
Engku Haji Daud (EHD) di Tanjunguban dapat menggelar vaksinasi secara rutin dan terjadwal.

”Kegiatan vaksinasi harus digencarkan sehingga target masyarakat penerima vaksinasi cepat tercapai dan keadaan kembali pulih dan normal,” harapnya.

Sementara Humas RSUD EHD Tanjunguban, Iranti mengatakan, kesadaran masyarakat untuk memperoleh vaksin mulai meningkat.

Namun pihak rumah sakit tidak bisa melaksanakan kegiatan vaksinasi rutin dan terjadwal seperti dilakukan puskesmas.

”Bukan kita tidak mau, tapi kita memikirkan ketersediaan stok kita juga,” katanya.

Dia mengatakan, stok vaksin rumah sakit diperoleh dari Dinas Kesehatan (Dinkes)
Bintan.

”Kami jatahnya (vaksin) dari Dinkes Bintan karena yang dilayani masyarakat Bintan,” katanya.

Jika puskesmas bisa melaksanakan vaksinasi rutin setiap minggu, menurutnya, tidak
demikian dengan rumah sakit.

”Kita tidak bisa, kalau ada event saja baru kita dapat jatah berapa vial dari dinkes,”
ujarnya.(jpg)