batampos.co.id – Puluhan pemilik toko di kawasan Nagoya masih menutup usahanya selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat atau level 4. Bahkan, pusat perbelanjaan ponsel terbesar di Batam, Lucky Plaza tutup total.

Pantauan Batam Pos, puluhan toko tutup tersebut berada di Komplek Bumi Indah dan Komplek Nagoya Newton. Hanya beberapa lokasi usaha yang buka, seperti money changer.

”Sampai sekarang banyak yang belum buka. Kan masih perpanjangan PPKM, orang masih sepi,” ujar Lisa, salah seorang karyawan toko tas di Komplek Bumi Indah, Jumat (23/7) siang.

Ia mengaku selama PPKM darurat kemarin, tokonya sangat sepi pengunjung. Bahkan, daam sehari ia sempat tidak melakukan jual beli. ”Beberapa kali memang pernah tidak ada yang laku (tas). Paling ketolong sama penjualan online,” katanya.

Hal senada disampaikan Apin, pedagang di Lucky Plaza. Ia mengatakan lokasi tersebut sudah tutup dari 12 hingga 25 Juli mendatang. ”Kalau tidak ada perpanjangan, 26 (Juli) nanti sudah boleh buka,” katanya.

Ia menjelaskan selama pandemi ini, pengunjung Lucky Plaza turun drastis. Ponsel yang ditawarkan juga dengan stok terbatas. ”Pembeli sangat sepi, barang tak ada. Singapura lock down kan, jadi tak ada barang,” katanya. (*/jpg)