batampos.co.id – Pemerintah pusat memperpanjang pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di sejumlah daerah, termasuk Batam.

Berbagai syarat khusus diterapkan bagi mereka yang masuk ke
daerah yang masuk dalam kategori PPKM level 4.

Intensitas penerbangan terus menurun sejak penerapan PPKM darurat hingga ke level 4.

Dari data didapat Batam Pos, awal penerapan PPKM darurat ada 17 penerbangan direncanakan setiap hari.

Lalu penerapan awal PPKM level 4 turun menjadi 10 penerbangan sehari.

“Kini, diperpanjang PPKM level 4 hanya ada delapan penerbangan saja seharinya,” kata GM Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Benny Syahroni, Minggu (25/7/2021).

Maskapai penerbangan Batik Air melaju di landasan Bandara Internasional Hang Nadim. Selama PPKM Level 4 hanya ada 8 penerbangan dalam sehari di  penerbangan di Bandara Internsional Hang Nadim Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Penerbangan yang dilayani selama perpanjangan PPKM level 4, yakni:

  • Garuda Indonesia satu penerbangan dari Batam ke Jakarta setiap pukul 17.40 WIB.
  • Batik Air dari Batam ke Jakarta setiap hari pukul 07.30 WIB.
  • Citilink dari Batam ke Palembang pukul 07.00 WIB.
  • Citilink Batam ke Jakarta berangkat pukul 08.15 WIB.
  • Citilink Batam ke Pekanbaru berangkat pukul 10.00 WIB.
  • Citilink Batam ke Medan berangkat pukul 14.35 WIB.
  • Citilink Batam ke Surabaya berangkat setiap pukul 15.15 WIB
  • Citilink Batam ke Padang berangkat pukul 15.55 WIB.

“Citilink yang paling banyak  dan masih intens melakukan penerbangan,” katanya.

Selama PPKM level 4, jumlah penumpang yang lalu lalang di Hang Nadim jauh menurun.

Tercatat 22 Juli sebanyak 670 orang datang dan 764 orang
datang ke Hang Nadim. 23 Juli sebanyak 761 orang datang
dan 1.072 orang berangkat dan di 24 Juli sebanyak 665 orang datang dan 1.070 orang berangkat.

Walaupun turun drastis, Benny memahami bahwa aturan ini, demi kesehatan masyarakat.  Agar penyebaran Covid-19 tidak masif dan dapat dikendalikan.

“Satu sisi kami berharap banyak penumpang, tapi tetap saja kesehatan nomor satu. Saya harap masyarakat dapat mematuhi aturan yang telah ditetapkan, sehingga pandemi ini segera berlalu,” ucapnya.

Sejauh ini untuk menuju Pulau Jawa dan Bali masih merujuk ke
SE 15, dan masuk ke Batam juga merujuk ke surat edaran yang
sama.

“Selain itu juga ada surat edaran dari Gubernur Kepri. Masuk ke Kepri atau Batam wajib memperlihatkan sertifikat vaksin dan dokumen negatif PCR 2×24 jam,” pungkasnya.(jpg)