Senin, 2 Maret 2026

Pelayaran Antarprovinsi di Pelabuhan Domestik Sekupang Masih Ditutup

Berita Terkait

batampos.co.id – Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS) belum melayani pelayaran antarprovinsi.

Hal ini disebabkan masih sepinya penumpang serta pemberlakuan sertifikat vaksin dan surat keterangan PCR 2 X 24 jam.

“Untuk penumpang dan kapal masih belum normal,” ujar Kepala PDS Sohirnadi, Minggu (25/7/2021).

Disebutnya, sampai saat kemarin, sejumlah kapal belum beroperasi. Kondisi ini sudah berlaku sejak pemberlakuan PPKM darurat, beberapa waktu lalu.

Salah satu alasan utama ialah penurunan jumlah penumpang dan kewajiban sertifikat vaksin dan surat keterangan PCR.

Aktivitas Pelabuhan Domestik Sekupang hingga saat ini masih sangat sepi. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Disebutnya, banyak kapal yang menghentikan pelayaran lantaran jumlah penumpang tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan.

Terlebih lagi dengan adanya persyaratan sertifikat vaksin dan surat keterangan PCR, banyak kapal penumpang yang menunda pelayaran.

“Masih menggunakan persyaratan yang berlaku. Di satu sisi penumpang di pelabuhan juga masih sepi,” tambah Sohirnadi.

Adapun pelayaran untuk rute luar provinsi seperti Dumai dan Kuala Tungkal masih dihentikan sementara operator kapal.

“Yang masih jalan hanya tujuan Batam-Tanjungbalai Karimun, dan Batam-Tanjungbatu,” ujarnya.

Humas agen kapal Dumai Grup, Asmadi, membenarkan bahwa sampai kemarin pihaknya belum membuka kembali pelayaran antarprovinsi dengan tujuan Repan, Tanjung Samak, Sei Tohor, Selat Panjang, Tanjung Buton, Bengkalis dan Dumai.

“Kalau penumpang hanya belasan, tak tutup operasional kapal. Ditambah lagi imbas dari PPKM darurat ini,” ungkap Asmadi.

Ia menyebutkan banyak penumpang yang mengeluhkan banyaknya persyaratan perjalanan yang harus dilengkapi saat akan berlayar.

“Kami belum tahu mau buka kapan. Masih menunggu kondisi normal,” bebernya.(jpg)

Update