batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menawarkan Asrama Haji Batam sebagai tempat isolasi mandiri (isoman) bagi pekerja industri.

Solusi ini merespons keluhan dari Apindo Batam, Kadin Kepri, dan pengusaha lainnya yang keberatan menanggung biaya akomodasi pekerjanya yang akan diisolasi terpusat karena dianggap membebani perusahaan.

”Kami punya Asrama Haji. Perusahaan yang tak sanggup (biaya isoman pekerjanya) bisa mengisolasi pekerjanya di tempat terpusat yang kami punya itu,” ujar Rudi usai memimpin rapat di Kantor Wali Kota Batam, Minggu (25/7/2021).

Rudi menjelaskan, perihal kesanggupan untuk mengurus pekerja yang isoman diutarakan perwakilan HKI dalam rapat saat pembahasan perpanjangan PPKM level 4, pekan lalu.

Dalam rapat tersebut dikatakan bahwa pekerja yang isoman tetap masuk kerja dan produktif. Hal ini guna menunjang jalannya produksi di perusahaan.

”Mereka yang menyanggupi. Makanya kami mendukung. Bicara soal isoman ini kan tidak saja soal tempat mereka diisolasi, namun juga hal lainnya. Kalau sekarang mereka tidak sanggup, kami menawarkan Asrama Haji sebagai tempat isolasi terpusat. Saat ini juga sudah banyak pasien yang menjalani pemulihan di sana,”
ungkapnya.

Para tenaga medis saat menangani pasien Covid-19 di Asrama Haji Kota Batam. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Selain di Asrama Haji, Rudi juga menawarkan kepada perusahaan yang tak sanggup menanggung biaya akomodasi pekerjanya yang positif Covid-19 untuk ditempatkan di Rumah Susun (Rusun) BP dan Pemko Batam di Tanjunguncang yang dijadikan tempat isolasi terpusat.

”Intinya, kemarin pihak HKI (Himpunan Kawasan Industri) yang menawarkan untuk mengurus yang pekerja ini. Makanya kami hanya memikirkan masyarakat biasa,” jelasnya.

“Tapi kalau akhirnya mereka keberatan, kami tawarkan Asrama Haji
dan rusun. Silakan saja kalau mau digunakan untuk pekerja. Niat kami baik, untuk memutus peyebaran virus ini,” jelasnya.

Rudi menambahkan, saat ini Pemko Batam terus melakukan refocusing anggaran untuk biaya operasional pasien isoman yang akan dipindahkan ke Asrama Haji dan rusun.

Kini, pasien tanpa gejala masih dirawat di Asrama Haji. Kapasitas untuk 500 orang dan sudah terisi lebih dari setengahnya.

”Kami masih terus jalan. Rusun juga sudah disiapkan. Pemisahan pasien isoman ini diharapkan bisa menekan penyebaran yang makin meluas tentunya,” ujar Rudi.

Sementara itu, pengusaha kembali meminta, pembicaraan soal isoman terpusat harus dimatangkan dulu sebelum dijalankan.

”Soal isoman terpusat yang biayanya ditanggung perusahaan, kami belum ada diajak bicara. Informasi dari perusahaan yang menjadi anggota Apindo Batam dan juga informasi dari HKI
Kepri, pembicaraan soal ini belum mendapatkan titik temu,” kata Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam, Rafki Rasyid, Minggu (25/7), di Batam Center.

Menurut Rafki, kalau bentuknya ajakan untuk perusahaan yang mampu dan mau membantu tidak ada masalah.

Tapi akan jadi masalah jika kebijakan ini kemudian dituangkan dalam bentuk aturan yang harus dijalankan seluruh perusahaan di Batam.

”Kita tahu banyak perusahaan yang tidak mampu bahkan untuk membayar upah karyawannya saja. Apalagi jika kemudian dikenakan kewajiban musti menanggung biaya isoman karyawannya yang terpapar Covid-19,” jelasnya.

”Persoalan berikutnya, yakni ketika diisolasi di tempat yang disiapkan perusahaan,lalu siapa yang bertanggung jawab mengawasi kesehatan si karyawan. Kemudian, siapa yang mengawasi karyawan agar tidak keluar dari tempat isolasi,” tanyanya.

Terpisah, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Batam, Muhammad Mansur, mengatakan, pihaknya telah rapat bersama HKI Kepri mengenai wacana isoman terpusat di hotel, Sabtu (24/7) lalu.

”Dari segi asosiasi keberatan, tapi serahkan pada properti masing-
masing dari pihak hotel,” jelasnya.

PHRI Batam mempersilakan kepada perusahaan industri untuk menghubungi hotel-hotel, untuk mencari tempat isoman.

”Kalau mau ke hotel-hotel, silakan. Saya minta kontak langsung saja. Intinyakami mendukung isoman terpusat, tapi apakah hotel
mau menerima atau tidak, tergantung ke masing-masing
hotel,” ucapnya.(jpg)