batampos.co.id – Sejumlah apotek di Bintan mengalami kekosongan stok obat yang biasa digunakan untuk pasien Covid-19 seperti obat azithromycin dan oseltamivir.

Ketika ditelusuri di sejumlah apotek yang berada di jalan raya Km 16 Toapaya, Bintan, seorang petugas apotek swasta mengatakan, dua jenis obat tersebut kosong.

”Stoknya lagi kosong,” ujarnya, seperti yang diberitakan Harian Batam Pos edisi Rabu (28/7/2021).

Menurutnya, untuk membeli obat yang biasa digunakan untuk pasien Covid-19 harus menyertakan surat resep dokter.

”Kalau tidak ada surat resep dokter, kita tidak akan memberikan,” katanya.

Hal senada diungkapkan seorang petugas apotek Kimia Farma, yang berada di jalan raya Km 16 Toapaya.

”Harus ada surat resep dari dokter, soalnya obat ini tidak sembarangan, ada dosisnya, apalagi digunakan untuk pasien Covid-19,” ujarnya.

Dia mengatakan, obat oseltamivir lagi kosong, hanya tersedia azithromycin. ”Tapi kita ada menjual obat favipiravir,” ujarnya.

Disinggung soal harganya, dia menyebut, 10 tab obat favipiravir seharga Rp2.250.000, sedangkan 5 tab azithromycin seharga Rp 8.500.

”Kalau mau beli harus ada surat resep dari dokter atau rujukan dari dokter yang memeriksa pasien Covid-19,” imbuhnya.(jpg)