batampos.co.id – Kasus Covid-19 di Batam masih tinggi. Tak sedikit pasien Covid-19 meninggal dunia.

Setiap hari selalu saja ada meninggal dunia karena terinfeksi Covid-19.

Berbagai ikhtiar dilakukan tim medis, salah satunya dengan mendapatkan plasma konvalesen dari pentintas Covid-19.

Donor plasma konvalesen adalah metode donor plasma berisi antibodi dari orang yang telah sembuh dari Covid-19 kepada pasien Covid-19 yang masih dirawat.

Terapi plasma bertujuan agar pasien yang masih dirawat memperoleh imunitas pasif dari orang yang sudah sembuh.

Kepala Unit Donor Darah PMI Kota Batam, dr Novia, melihat seorang warga Batam yang mendonorkan plasma konvalesen di kantor PMI Kota Batam beberapa waktu lalu. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Salah satu tempat yang dapat mengambil plasma konvalesen adalah Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batam.

Kepala Unit Donor Darah PMI Kota Batam, dr Novia M.Biomed, mengatakan, plasma konvalesen sangat membantu, karena banyak pasien yang drop bisa pulih kembali.

Seiring bertambahnya kasus, pasien yang mengalami pemburukan juga bertambah.

Sehingga permintaan plasma konvalesen bertambah setiap hari.

“Banyak banget (permintaan plasma),” ucap Novia, kemarin.

Permintaan tinggi, tentunya harus sejalan dengan ketersediaan stok plasma konvalesen.

Tapi, jumlah stoknya terbatas. PMI berharap para penyintas mendonorkan plasma konvalesen.

Syarat menjadi pendonor konvalesen berusia 18 hingga 60 tahun, berat badan lebih dari 55 kilogram, diutamakan pria (apabila wanita, belum pernah hamil), pernah terkonfirmasi Covid-19, bebas keluhan minimal 14 hari, surat keterangan sembuh, maksimal 3 bulan pascasembuh Covid-19 dan tidak menerima transfusi darah selama 3 bulan terakhir.

Bagi calon pendonor penyintas yang isoman lebih dari tiga gejala dapat melakukan donor dengan membawa surat keterangan sembuh.

Prosedur donor dimulai dari pendaftaran secara online atau manual. Setelah itu, dilakukan pengambilan sampel darah untuk skrining,untuk melihat hemoglobin, tensi, golongan darah, serta mengecek apakah antibodi Covid-19 masih ada dalam darah.

Setelah itu baru dilakukan pengambilan plasma melalui proses aprehesis.

Batam Pos mencoba mengikuti donor plasma konvalesen ini. Prosesnya sangat mudah.

Sehari sebelum mendonor, calon pendonor diambil dulu sampel darahnya. Setelah itu menunggu hasil skrining selama satu hari.

Setelah hasilnya keluar dan dinyatakan bagus, barulah plasma diabil. Proses pengambilan plasma membutuhkan waktu sekitar satu jam.

Sehingga, setiap pendonor mendapatkan jadwal, sesuai petunjuk dari petugas PMI Batam.

Dari penjelasan petugas, donor plasma sedikit berbeda dari donor darah biasa. Karena yang diambil hanyalah plasma konvalesen berisikan antibodi tubuh penyintas Covid-19.

Sedangkan darahnya dikembalikan lagi ke dalam tubuh. Selama proses, petugas terus mengecek pendonor dan memperhatikan alat pengambilan plasma konvalesen.

Usai melakukan donor, petugas PMI memberikan bingkisan berupa makanan ringan, kue kering, susu dan telur.(jpg)