batampos.co.id – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Batam kembali mencatat tambahan 19 orang pasien positif Covid-19 meninggal dunia, Selasa (27/7). Tambahan ini semakin mengukuhkan jumlah pasien positif meninggal di Kota Batam terus meningkat, meski kasus aktif terus berkurang.

Berbagai cara dilakukan untuk menekan jumlah kasus, termasuk meminta bantuan negara tetangga, Singapura. ”Selama 24 jam terakhir ada tambahan 19 pasien positif yang meninggal. Secara kumulatif pasien yang meninggal dunia 555 orang,” ujar Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, dr Didi Kusmarjadi, SPoG.

Dengan tambahan pasien meninggal ini maka persentase tingkat kematian atau case fatality rate (CFR) Kota Batam menjadi 2,489 persen.

Petugas pemakaman di Permakaman Umum Seitemiang membenarkan bahwa kasus kematian akibat Covid-19 masih tinggi. Berkisar delapan hingga 20 jenazah setiap hari. Sementara jenazah untuk di permakaman umum masih di kisaran lima sampai delapan jenazah dalam sehari.

”Tapi Senin (26/7) agak menurun. Dari 21 jenazah, hanya delapan jenazah Covid-19, sisanya non-covid,” ujar sekretaris Yayasan Khairul Ummah, Zailani, selaku pengelolah pemakaman muslim di TPU Seitemiang, Sekupang.

Zailani mengimbau masyarakat tetap taat protokol kesehatan (protkes). ”Jangan abai, wabah Covid ini belum berhenti, sewaktu-waktu angka kematian bisa naik lagi,” ujarnya.

Selain 18 pasien meninggal, Satgas Penanganan Covid-19 Batam juga mencatat penambahan 361 pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dengan demikian, maka jumlah pasien positif secara kumulatif saat ini menjadi 22.298 orang.

Namun, jumlah positif harian masih diimbangi dengan yang sembuh. Kemarin, pasien sembuh bertambah 360 orang, sehingga total pasien sembuh sejak awal pandemi hingga kemarin mencapai 18.762 orang atau 84,142 persen dari total 22.298 kasus positif.

Yang menggembirakan lagi, kasus aktif di Batam juga terus berkurang. Saat ini tercatat ada 2.981 kasus aktif. Rinciannya, 2.209 menjalani isolasi mandiri, 587 dirawat di rumah sakit, dan 185 orang di Asrama Haji.

Tercatat sepanjang tiga hari terkahir kasus aktif Covid-19 di Batam terus mengalami penurunan. Hal ini juga didukung semakin banyaknya pasien yang dinyatakan sembuh Covid-19. Jika dibandingkan Senin (26/7) ada penurunan 18 orang.

Didi menambahkan, Rumah Sakit Awal Bros menjadi rumah sakit yang paling banyak menampung pasien terkonfirmasi Covid-19. Tercatat ada sebanyak 104 pasien Covid-19 dirawat di sana. Selain itu, sebanyak 90 pasien lainnya dirawat di RSBP Batam, 89 orang di RSUD Embung Fatimah, serta 77 orang di Elisabeth Batam Kota.

Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam juga telah melakukan RTD Antigen kepada 61.882 spesimen. Hasilnya, 6.203 positif dan 55.679 lainnya negatif.(*/jpg)