batampos.co.id – Warga penghuni liar di Pasar Induk Jodoh meminta pemerintah menunda penggusuran.

Mereka menilai penggusuran yang dilakukan saat ini akan mempersulit kehidupannya.

”Kami tidak akan menolak digusur, tapi jangan sekarang. Saat ini PPKM, kita diminta di rumah, kerjaan susah. Buat makan saja tidak ada, apalagi mau mencari tempat tinggal,” ujar Wati, salah seorang warga di lokasi, seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Personel Satpol PP dan Ditpam membantu warga yang menetap di kawasan Pasar Induk Jodoh memindahkan barang-barang milik mereka. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Menurut dia, jika penggusuran dilakukan saat ini, pemerintah harus memberikan solusi. Seperti uang atau tempat tinggal sementara.

”Paling tidak, kami orang susah ini tidak dipersulit lagi,” katanya.

Sementara itu, Boni Ginting, warga lainnya mengaku kedatangan Tim Terpadu kemarin sudah menyalahi aturan. Yakni tanpa pemberitahuan.

”Kami tetap akan menolak. Suasana PPKM seperti ini masih akan digusur,” tegasnya.(jpg)