batampos.co.id – Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmidzi menyebut, sebanyak 30 provinsi di Indonesia telah mencapai standar testing Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada akhir masa PPKM darurat 25 Juli. Standar testing WHO memiliki tolok ukur minimal satu per seribu penduduk.

”Pada 25 Juli meningkat 30 dari 34 provinsi yang mencapai standar testing,” ujar Nadia seperti dilansir dari Antara di Jakarta.

Nadia mengatakan pada masa awal pemberlakuan PPKM darurat, hanya 14 dari 34 provinsi saja yang telah memenuhi standar testing WHO. Lima besar provinsi yang telah melakukan testing dengan standar WHO dan tertinggi di antaranya DKI Jakarta, DI Jogjakarta, Bali, Kepulauan Riau, dan Kalimantan Utara.

”Ini tentunya penting untuk dapat menilai positivity rate dengan benar,” kata Siti Nadia Tarmidzi.

Secara nasional, lanjut dia, testing rate sudah bergerak dari angka 2,52 per seribu penduduk menjadi 4,03 per seribu penduduk pada 25 Juli. Sementara positivity rate secara nasional berada di kisaran 26,4 persen, dengan rentang antara 18–72 persen.

Artinya kita masih harus bekerja keras untuk menurunkan untuk menurunkan transmisi Covid-19,” terang Siti Nadia Tarmidzi.

Nadia menambahkan, secara nasional terdapat penurunan kasus Covid-19 sebanyak 17 persen. Namun angka kematian meningkat sebesar 36 persen.

”Ini tentunya akan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dalam menentukan upaya-upaya perbaikan untuk menyelamatkan setiap pasien di rumah sakit, maupun yang saat ini menjalani isolasi mandiri, dan isolasi terpusat,” tutur Siti Nadia Tarmidzi.(jpg)