batampos.co.id – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Batam melaporkan kasus aktif Covid-19 kembali turun. Saat ini, kasus aktif di Batam tercatat 2.788 pasien. Turun sebanyak 193 orang dibandingkan pada Selasa (27/7) lalu.

”Sepanjang 24 jam terakhir terjadi penurunan 193 pasien Covid-19,” ujar Ketua Bidang Kesehatan Satuan Tugas Covid-19 Kota Batam, dr Didi Kusmarjadi, SPoG, Rabu (28/7).

Dibandingkan sepekan terkahir, tepatnya pada Selasa (22/7), jumlah kasus aktif di Batam menjadi yang paling tertinggi yakni sebanyak 3.447 kasus. Angka itu terus mengalami penurunan yang cukup signifikan sejak beberapa hari terakhir.

Didi memaparkan, dari 2.788 kasus aktif ini sebanyak 2.084 menjalani isolasi mandiri di rumah. Sisanya, 540 orang dirawat di rumah sakit dan 164 lainnya dirawat di Asrama Haji Batam. Selanjutnya, kasus aktif di Batam tersebar di seluruh kecamatan.

Batam Kota masih menjadi wilayah dengan kasus aktif tertinggi yakni sebanyak 885 orang. Angka kasus aktif di Batam Kota juga menurun dibandingkan Selasa (27/7) yakni 931 orang.

Selain itu, di posisi sepanjutnya ada Kecamatan Sagulung dengan 491 kasus, juga turun dibanding sehari sebelumnya yang berjumlah 524 kasus aktif. Sedangkan Sekupang sebanyak 433 kasus. Kemudian, Kecamatan Bengkong 220 kasus, Batuaji 205 kasus, Seibeduk 192 kasus, Lubukbaja 134 kasus, dan Nongsa 115 kasus, serta Batuampar 72 kasus.

Selain Kecamatan Batam Kota, seluruh kecamatan di mainlad kasus aktifnya turun. Bahkan penurunan tertinggi terlihat di Kecamatan Lubukbaja dan Batuampar. Sedangkan tiga kecamatan hinterland juga terus mengalami penurunan, di Belakangpadang 17 kasus, Galang 14 kasus, dan Bulang 10 kasus. ”Untuk Kecamatan Bulang saat ini statusnya sudah menjadi kuning,” sebutnya.

Didi menambahkan, pada Rabu (28/7) jumlah pasien Covid-19 di Batam bertambah 266 orang, sehingga menjadi 22.564 orang. Sementara jumlah pasien yang sembuh bertambah 445 orang, sehingga keseluruhan pasien sembuh sudah 19.207 orang.

Sementara itu, pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 juga bertambah sebanyak 14 orang. Sehingga total pasien meninggal dunia sejak pandemi ini melanda sampai sekarang sudah mencapai 569 orang. (*/jpg)