batampos.co.id – Vaksinasi massal kembali digelar di kawasan Sentosa Perdana (SP) Plaza, Sagulung, Rabu (28/7). Warga berjubel sejak subuh demi mendapatkan nomor antrean. Saat dibuka sempat terjadi aksi dorong-dorongan sebab ramai warga berebutan nomor antrean.

Petugas gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP terpaksa membubarkan sebagian warga yang memang belum mendapatkan nomor antrean. Warga yang semula berdesak-desakan dipukul mundur demi kelancaran proses vaksinasi dan untuk menjaga protokol kesehatan (protkes).

Kapolsek Sagulung, AKP Yusriadi Yusuf, di lokasi kejadian dengan tegas meminta warga tidak berdesak-desakan sebab vaksinasi serupa masih akan berlanjut. Warga yang belum kebagian nomor antrean diminta kembali ke rumah masing-masing.

”Akan dilayani semua bapak-ibu tapi kita harus tetap tertib dan teratur. Kalau tak dapat hari ini masih ada hari esok. Silakan yang belum dapat nomor antrean kembali dulu ke rumah atau melanjutkan pekerjaannya. Kita tak boleh berdesak-desakan karena akan mempermudah penyebaran Covid-19,” ujar Yusuf melalui pengeras suara.

Pantauan di lokasi, meskipun sempat tak terkendali, kerumunan massa ini berhasil diurai petugas beberapa saat kemudian. Demi penegakan protkes, vaksinasi dibatasi sementara hanya untuk mereka yang telah menerima nomor antrean.

”Sebenarnya kuota bisa sampai 2.000an tapi karena keadaannya seperti ini kami layani yang sudah dapat nomor antrean saja demi penegakan protokol kesehatan,” ujar Kasi Trantib Kecamatan Sagulung, Jamil.

Camat Sagulung, Reza Khadafi, sebelumnya menyebut vaksinasi massal merupakan kelanjutan dari program vaksin sebelumnya. Targetnya adalah masyarakat Sagulung yang belum menerima vaksin dosis pertama. ”Untuk dosis pertama baru sekitar 60 persen (masyarakat Sagulung) yang sudah terima. Sisanya kami targetkan rampung dalam waktu dekat ini,” kata Reza. (*/jpg)