batampos.co.id – Vaksin jenis Moderna sudah masuk ke Kepri
sebanyak 1.000 vial atau setara 14 ribu dosis. Vaksin ini direncanakan sebagai booster imun bagi para tenaga kesehatan.

Penggunaan vaksin tahap ketiga ini sangat penting karena banyaknya para tenaga kesehatan (nakes) terpapar Covid-19 bahkan meninggal dunia, meski sebelumnya sudah dua kali divaksin.

”Alhamdulillah, sudah datang vaksin Moderna. Segera kita distribusikan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, M Bisri, Jumat (30/7/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Sebelum didistribusikan, jajaranya masih mendata jumlah nakes yang ada di Kepri. Pendataan ini agar penyebaran vaksin ini sesuai
dengan peruntukannya.

”Kami data dulu, jajarannya saya masih melakukan verifikasi. Tenaga kesehatan yang diutamakan bagi yang merawat pasien Covid-19 di rumah sakit atau tempat isolasi terpadu,” ujar Bisri.

Ia mengatakan, kemungkinan minggu depan para tenaga kesehatan baru mendapatkan suntikan vaksin Moderna.

Ia berharap vaksin ini dapat memberikan tambahan anti bodi, sehingga tidak ada lagi tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19.

”Tenaga kesehatan kami terbatas. Jadi, kami berusaha melindungi mereka, agar jangan ada yang terpapar,” ungkap Bisri.

Selain kedatangan vaksin Moderna, Kepri juga mendapatkan pasokan vaksin Sinovac sebanyak 7.000 vial.

Vaksin ini, kata Bisri, digunakan dalam rangka pemberian dosis kedua.

”Sementara bantuan antigen dari pemerintah maupun Singapura belum datang,” ucapnya.

Jumlah nakes di Provinsi berdasarkan data yang direkap Dinas Kesehatan Provinsi Kepri di semua kabupaten kota hingga 2020 mencapai 14.348 orang.

Mulai dari dokter hingga tenaga penunjang kesehatan. Jumlah nakes terbanyak ada di Kota Batam, yakni 5.413 orang.

Menyusul Tanjungpinang 2.649 orang, Bintan 1.709 orang, Karimun 1.513 orang, Natuna 1.199 orang, Lingga 996 orang, dan Anambas 869 orang.(jpg)