batmapos.co.id – Jumlah pasien sembuh dari Covid-19 di Batam
terus bertambah.

Hingga Jumat (30/7), terdapat penambahan 408 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh, meski masih ada penambahan 234 kasus positif baru, dengan 19 pasien dinyatakan meninggal dunia.

”Secara keseluruhan total terkonfirmasi positif sebanyak 23.068 orang. Namun, pasien yang sudah sembuh sudah mencapai 20.018, dan 603 meninggal dunia,” kata Ketua Bidang Kesehatan Satuan Tugas Covid-19 Kota Batam, dr Didi Kusmarjadi, SPoG, Jumat (30/7/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Selain pasien sembuh, kasus aktif di Batam juga terus mengalami penurunan. Tercatat, kasus aktif saat ini berjumlah 2.447 orang atau mengalami penurunan dari hari sebelumnya berjumlah 2.640 kasus.

Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, dari 2.640 kasus aktif tersebut, sebanyak 1.774 orang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah, 536 orang dirawat di rumah sakit rujukan Covid, serta 137 lainnya dirawat di Asrama Haji Batam.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Batam juga mencatat, jika dipersentasekan, tingkat kasus aktif di Batam saat ini sebesar 10,608 persen atau turun dibanding sepekan sebelumnya yakni 12,356 persen.

Sedangkan tingkat kesembuhan di angka 86,778 persen atau naik dibanding periode yang sama yakni 85,123 persen. Dan tingkat kematian sebesar 2,614 persen.

Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam juga mencatat, kasus aktif di Batam tersebar di seluruh kecamatan. Batam Kota masih jadi wilayah dengan kasus aktif tertinggi yakni sebanyak 744 orang.

Angka kasus aktif di Batam Kota sedikit meningkat dibandingkan Kamis (28/7) yakni 740 orang.

Selanjutnya, Kecamatan Sagulung dengan 416 kasus, atau turun dibanding hari sebelumnya yang berjumlah 518 kasus aktif.

Sedangkan di Sekupang ada 344 kasus aktif. Selanjutnya, Bengkong 233 kasus, Batuaji 185 kasus, Seibeduk 176 kasus, Lubukbaja 152 kasus, dan Nongsa 123 kasus, serta Batuampar
48 kasus.

Selain Batam Kota, seluruh kecamatan di mainlad kasus aktifnya turun. Bahkan penurunan tertinggi terlihat di Kecamatan Batuampar sebanyak 20 kasus.

Sedangkan tiga kecamatan hinterland juga terus mengalami penurunan kasus aktif, yakni Belakangpadang 15 kasus,
Galang 18 kasus, dan Bulang tiga kasus.

”Untuk Bulang saat ini statusnya sudah menjadi kuning,” sebut Didi.(jpg)