batampos.co.id – Pembangunan kembali Pasar Induk Jodoh dipastikan tetap dilaksanakan meski saat ini pembongkaran masih ditunda.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau, mengatakan, bangunan baru Pasar Induk Jodoh akan dibangun lima lantai dan berkonsep modern.

“Pasar Induk nanti bisa menampung lebih dari 1.800 pedagang dan ke lima lantai akan diisi oleh pedagang dengan kekhususan masing-masing,” ujarnya, Senin (2/8/2021).

Ia menyebutkan, untuk lantai dasar merupakan pasar basah. Kemudian, lantai dua menjadi lokasi penjualan bahan pokok yang kering, lantai tiga merupakan diperuntukan bagi pedagang pakaian dan lantai empat merupakan pusat elektronik.

“Lantai lima ada food court yang viewnya Singapura. Ada juga masjid di lantai ini,” terangnya.

Kondisi Pasar Induk Jodoh. Foto diambil beberapa waktu lalu. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

Menurutnya, pasar ini akan dibangun kembali di atas lahan lebih kurang seluas 2,1 hektar.

Lahan ini merupakan hibah Badan Pengusahaan (BP) Batam yang diberikan dalam dua tahap.

Tahap pertama pada 2018 lalu lebih dari 15.000 meter persegi sedangkan tahap kedua sekitar 5000 meter persegi.

“Anggaran pembangunan kami telah usulkan ke KemenPUPR sebesar Rp334 miliar,” ucap Gustian.

Tidak hanya gedung modern, pengelolaan pasar juga akan diatur sedemikian rupa.

Dalam hal ini Pemko Batam akan membentuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang tentunya pengelolaan oleh Pemko Batam.

“UPT dimaksudkan agar penyelenggaraan pasar itu lebih matang,” imbuhnya.

Pembangunan kembali pasar induk merupakan semangat menata pedagang di sekitar lokasi, seperti pedagang yang ada di sekitar pasar tersebut, Tos 3000 hingga eks Jodoh Boulevard.

Untuk diketahui bangunan lama sudah rapuh, jika tidak dibenahi akan membahayakan orang sekitar maupun yang sering beraktivitas di lokasi ini.

Selain itu, Batam sudah saat memiliki kembali pasar induk agar intervensi harga dapat dengan mudah dilakukan.

“Untuk para pedagang ini akan mendapatkan perhatian utama. Mereka sudah kami data. Penting untuk diketahui, pembangunan kembali pasar ini untuk mereka,” terangnya.(*/esa)