batampos.co.id – BPJS Kesehatan menyelenggarakan program donasi untuk 5.300 peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Donasi ini nantinya akan diperuntukkan bagi pendaftaran peserta baru Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) kelas 3 maupun pembayaran iuran PBPU kelas 3 menunggak.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batam, Iwan Adriady, mengatakan, program donasi merupakan salah satu inovasi pendanaan Program JKN KIS yang saat ini diikuti oleh internal dan eksternal BPJS Kesehatan melalui crowdfunding dengan keterlibatan masyarakat, badan usaha, ataupun badan hukum lainnya untuk memberikan donasi.

“Untuk internal BPJS Kesehatan diikuti secara sukarela oleh Duta BPJS Kesehatan dari Direksi, Dewan Pengawas hingga ke pegawai BPJS Kesehatan,” katanya.

Manager Bisnis PT.Kimia Farma Diagnostika, Apt. Antonius Dewanto Purnomo (kanan) memberikan donasi untuk peserta JKN-KIS kepada Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batam, Iwan Adriady. Foto: BPJS Kesehatan Cabang Batam

Sedangkan untuk crowdfunding pihak eksternal, Iwan mengatakan bahwa Kimia Farma merupakan instansi pertama yang bersedia untuk ikut serta memberikan donasi yang diperuntukkan bagi pendaftaran peserta PBPU penduduk kota Batam.

“Terimakasih atas dukungan Kimia Farma dalam program JKN-KIS, baik dari pelayanan yang selama ini telah diberikan bagi peserta maupun melalui donasi kepesertaan JKN,” ujarnya.

“Ini merupakan donasi pertama yang diberikan oleh instansi di kota Batam untuk kepesertaan program JKN, semoga diikuti oleh instansi lain dalam mendukung program JKN-KIS terutama di masa pandemi Covid-19,” kata Iwan lagi.

Donasi Rp10 juta tersebut diberikan secara simbolis oleh Manager Bisnis PT.Kimia Farma Diagnostika, Apt. Antonius Dewanto Purnomo kepada Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batam, Iwan di Kimia Farma Batam Centre, Selasa (3/8/2021).

“Donasi ini diiberikan untuk pendaftaran peserta PBPU Kota Batam supaya bisa mendapatkan akses layanan kesehatan yang baik yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan,” kata Antonius.

Antonius mengatakan sebagai perusahaan BUMN yang bergerak di bidang farmasi, pihaknya tentu mendukung program donasi ini.

Apalagi jika dikaitkan dengan pandemi yang terjadi belakangan. Tentunya banyak masyarakat yang terdampak, oleh karena itu sudah seharusnya dibantu.

“Dalam hal ini, Kimia Farma siap berkolaborasi dan bersinergi dengan BPJS Kesehatan untuk nantinya secara berkesinambungan memberikan donasi,” ujarnya.

Sebab, selain peran dalam memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya, pihaknya juga ingin membantu masyarakat dalam memperoleh akses layanan kesehatan yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

Antonius mengatakan sebelumnya Kimia Farma juga rutin menyelenggarakan program Corporate Social Responsibility (CSR).

Khusus di masa pandemi, CSR yang diberikan berupa alat pelindung diri, obat-obatan, vitamin dan layanan dokter.
Pihaknya juga mendukung pemerintah dengan ikut berpartisipasi dalam program vaksinasi massal yang diselenggarakan di beberapa lokasi di kota Batam.(*/esa)