batampos.co.id – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) resmi melanjutkan program kuota internet gratis dan pemberian keringanan uang kuliah tunggal (UKT) mahasiswa.

Terkait penyalurannya, Mendikbudristek Nadiem Makarim meminta kepada kepala sekolah untuk memutakhirkan data para pelajar, guru, mahasiswa dan dosen. Khususnya untuk nomor telepon pada sistem data pokok pendidikan (Dapodik) dan pangkalan data pendidikan tinggi (PD Dikti).

Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) dapat diunggah melalui vervalponsel.data.kemdikbud.go.id untuk jenjang PAUD hingga pendidikan dasar dan menengah serta kuotadikti.kemdikbud.go.id untuk jenjang pendidikan tinggi.

“Data paling lambat dikumpulkan pada 31 Agustus 2021,” jelas dia dalam dalam Peresmian Lanjutan Bantuan Kuota Internet dan Bantuan Uang Kuliah Tunggal tahun 2021, Rabu (4/8).

Adapun, bantuan paket data gratis akan berlangsung selama 3 bulan, yakni September hingga November. Dengan anggaran yang disediakan sebesar Rp 2,3 triliun.

Untuk kuota yang diberikan untuk siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebesar 7 gigabyte (GB) per bulan. Lalu, siswa jenjang pendidikan dasar dan menengah akan memperoleh 10 GB per bulan. Kemudian untuk guru PAUD, pendidikan dasar dan menengah akan memperoleh 12 GB per bulan.

Sementara itu, mahasiswa dan dosen akan memperoleh kuota sebanyak 15 GB per bulan. Dikatakan bahwa bantuan kuota internet ini dapat diakses secara penuh semua aplikasi dan website, kecuali yang diblokir oleh Kemenkominfo.(jpg)