batampos.co.id – Berdasarkan data Gugus Tugas Pengendalian Covid-19 Kota Batam, kemarin, mencatat 200 orang warga Kota Batam terkonfirmasi positif Covid-19. Sedangkan pasien sembuh juga bertambah 258 orang dan pasien meninggal bertambah lima orang.

Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Covid-19 Batam, dr Didi Kusmarjadi, SPoG, mengaku, sampai kemarin, jumlah pasien Covid-19 mencapai 23.954 orang. Dimana sebanyak 21.126 di antaranya dinyatakan sembuh. ”Tingkat kesembuhan Covid-19 di Batam telah capai angka 88,194 persen,” ungkapnya.

Adapun pasien terkonfirmasi positif sepanjang 24 jam terakhir terdiri dari 143 kasus bergejala, 50 kasus tanpa gejala, dan tiga kasus kontak, serta dua kasus terkonfirmasi perjalanan impor. Sementara kasus aktif di Batam juga mengalami penurunan.

Tercatat pasien yang isolasi berjumlah 1.605 orang. Sedangkan pasien yang dirawat di rumah sakit 469 dan dirawat di Asrama Haji 105 orang. ”Total kasus aktif 2.179 atau turun dari angka sebelumnya yang berjumlah 2.242 orang,” sebut Kepala Dinkes Kota Batam tersebut.

Didi menambahkan, Kecamatan Batam Kota masih menjadi wilayah dengan jumlah kasus terbanyak pasien dirawat yakni 661 orang. Lalu Sagulung 388 orang dan Sekupang 265 orang. Selain itu, Bengkong 250 orang, Batuaji 188 orang, Seibeduk 131 orang, Lubukbaja 126 orang, Nongsa 97 orang, dan Batuampar 44 orang. Lalu, Belakangpadang 25 orang, Galang 17 orang, dan Bulang 7 orang.

Adapun usia korban meninggal paling banyak berusia 46 tahun sampai 55 tahun. Di posisi kedua terbanyak di usia 56 tahun sampai 65 tahun. Tim Gugus Tugas Covid 19 Batam juga mencatat Kecamatan Batam Kota masih menjadi wilayah penyumbang korban meninggal tertinggi akibat Covid-19. Hingga kemarin tercatat 166 orang meninggal dunia. Selanjutnya, Sekupang 75 orang dan Lubukbaja 74 orang meninggal.

Didi menambahkan, untuk ketersediaan dan daya tampung sarana dan prasarana di Batam saat ini, terdiri dari kapasitas rumah sakit 1.791 tempat tidur, RSKI Galang 360 tempat tidur dengan total 2.151 tempat tidur. Sedangkan fasilitas pendukung karantina yakni Rusun Pemko Batam sebanyak 1.088 orang, Rusun BP 360 orang dengan total keseluruhan 1.448 orang. Serta fasilitas pendukung isolasi mandiri di Asrama Haji sebanyak 420 tempat tidur. (*/jpg)