batampos.co.id – Ribuan tenaga kesehatan (nakes) akan segera mendapatkan suntikan ketiga vaksin dalam waktu dekat ini.
Vaksin jenis Moderna sudah berada di Provinsi Kepri, dan menunggu didistribusikan ke daerah-daerah.
”Tinggal ambil saja ke sana (Provinsi Kepri, red). Vaksin ini khusus untuk tenaga medis yang sudah menyelesaikan dosis kedua mereka. Untuk menambah daya kekebalan tubuh tenaga kesehatan, pusat memberikan perhatian tambahan dengan pemberian vaksin asal Amerika Serikat tersebut,” kata Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Kamis (5/8/2021).
Ia mengatakan, Dinas Kesehatan tengah menyusun jadwal nakes yang akan menerima vaksin.
Menurut data, jumlah sasaran nakes sebanyak 5.548 orang. Namun dalam jumlah yang menerima vaksin bertambah menjadi 8.962 orang.
Artinya ada peningkatan jumlah sasaran. Hal ini bisa saja terjadi, sebab dalam pendataan sering terjadi perubahan data.
Berdasarkan informasi dari Kemenkes bahwa cold chain yang digunakan dalam penyimpanan vaksin Covid-19 Moderna harus bersuhu minus 20 derajat Celsius.

”Ini memang membutuhkan teknologi penyimpanan tertentu karena bukan lemari es yang biasa yang 2 sampai 8 derajat Celsius. Makanya lagi kami siapkan dulu tempat penyimpanannya,” kata dia.
Nantinya, setelah data sasaran dan jadwal selesai disusun, Dinas Kesehatan Batam baru meminta vaksin tersebut untuk didistribusikan ke Batam.
Mekanismenya bisa juga Dinkes Batam yang jemput, atau
provinsi yang kirim ke Batam.
”Karena harus penyimpanan khusus, nanti kalau sasaran sudah siap baru vaksin diambil. Hal ini guna mengurangi dampak vaksin tersebut rusak atau tidak bisa digunakan. Intinya kalau semua sudah siap nanti akan langsung jalan proses vaksinasi untuk nakes ini,” jelas Rudi.
Berdasarkan data terbaru, saat ini jumlah tenaga medis yang sudah mendapatkan vaksin dosis pertama sebanyak 8.962 atau 151.54 persen.
Jumlah ini melampaui sasaran awal yakni 5.548 orang. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi (Kasi) Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Solihin, mengatakan, pemberian vaksin jenis Moderna ini merupakan booster ketiga.
Penunjukkan nakes sebagai penerima booster dikarenakan mereka merupakan yang langsung menangani pasien di rumah sakit maupun turun ke lapangan atau termasuk yang berisiko tinggi terpapar.
Solihin menjelaskan pemberian dosis ketiga tidak menjadi masalah, meskipun sebelumnya nakes sudah menerima vaksin jenis yang berbeda.
Dimana, nakes di Batam rata-rata merupakan penerima vaksin jenis Sinovac.
”Hampir semua nakes sudah vaksin dosis kedua. Jadi, vaksin Moderna akan mejadi pelengkap dari vaksin sebelumnya yang sudah diterima,” ujarnya.
Ia menambahkan, penyuntikan booster ini boleh disuntikan dengan rentang waktu 3-6 bulan setelah mendapat suntikan dosis kedua.
Kalau melihat rentang waktunya, dosis ketiga ini sudah bisa dilaksanakan.
“Target berikutnya adalah kepala daerah, karena boleh dikatakan unsur-unsur terpenting. Setelah itu bisa juga diarahakan bagi masyarakat nantinya,” ujarnya.
Hingga kini Pemko Batam masih menggesa pelaksanaan vaksinasi. Khusus untuk pelajar, Wako Batam Rudi mengatakan terkendala stok vaksin.
Pihaknya juga harus mengejar dan menyukseskan vaksin untuk pelajar. Hal ini penting, karena merupakan syarat untuk belajar tatap muka.
”Sekarang yang belajar bukan saja anak, melainkan juga orangtua mereka. Jadi, saya gesa sekali vaksin pelajar agar mereka bisa segera kembali ke sekolah, dan belajar tatap muka,” ujarnya.(jpg)
