Rabu, 25 Februari 2026

Jumlah Pasien Covid-19 Meninggal Dunia di Batam Bertambah, Segini Jumlahnya Sekarang…

Berita Terkait

batampso.co.id – Kasus meninggal akibat Covid-19 di Kota Batam kembali bertambah pada Selasa (19/8). Berdasarkan laporan tim gugus tugas Covid-19 Kota Batam, sebanyak 18 orang warga Ba-
tam meninggal dunia sepanjang 24 jam terakhir.

Angka ini jadi yang paling tinggi sepanjang bulan Agustus ini.

“Ya, kasus meninggal di Batam bertambah 18 orang pada hari ini (kemarin),” ujar Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, Selasa (10/8/2021).

Dengan penambahan ini, maka secara keseluruhan pasien terkonfirmasi positif yang meninggal dunia di Batam berjumlah 709 orang.

Berdasarkan data yang diterima Batam Pos, korban meninggal
tertinggi terjadi pada bulan Juni dan Juli 2021 lalu.

Sementara itu, pasien terkonfirmasi positif terus mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Dimana, jumlah pasien positif per hari di bawah angka 100 atau tepatnya 95 orang sepanjang 24 jam terakhir.

Angka ini menjadi yang terendah sepanjang bulan ini. Di sisi lain, pasien sembuh terus bertambah signifikan dimana pasien sembuh bertambah 202 orang.

Dengan penambahan ini, maka angka pasien sembuh mencapai
22.256 orang.

Kondisi ini tentu saja berdampak pada kasus aktif di Batam. Dimana, kasus aktif berada di angka 1.600-an atau tepatnya 1.659 orang.

Bila dibandingkan dengan beberapa hari sebelumnya, angka ini mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Didi menambahkan, sebagian besar kasus aktif ini menjalani isolasi mandiri. Sebagian lainnya, dirawat di Asrama Haji dan rumah sakit rujukan Covid-19 Kota Batam.

“Isolasi mandiri itu ada 1.197 orang, 379 dirawat di rumah sakit
dan 83 orang lainnya dirawat dirawat asrama haji,” tambahnya.

Dengan penurunan kasus aktif ini, maka secara keseluruhan tingkat kasus aktif saat ini berada di angka 6,737 persen.

Dimana, tingkat kesembuhan sebesar 90,383 persen dan tingkat kematian 2,879 persen.

Bila melihat per wilayah, Kecamatan Batam Kota menjadi daerah dengan jumlah kasus tertinggi.

Dimana, 456 orang dirawat. Posisi kedua, Kecamatan Sagulung dengan jumlah pasien dirawat 320 orang.

Selain itu, ada Kecamatan Sekupang 227 orang dan Bengkong sebanyak 158 orang.

Selanjutnya, Kecamatan Lubukbaja 133 orang, Seibeduk 111 orang, Nongsa 64 orang, serta Batuampar 34 orang.

Selain itu, Belakangpadang 14 orang dan Galang 11 orang dan Kecamatan Bulang tiga orang.

Didi menambahkan, untuk ketersediaan dan daya tampung sarana dan prasarana di Batam saat ini, terdiri dari kapasitas rumah sakit 1.791 tempat tidur, kapasitas RSKI Pulau Galang 360 tempat tidur dengan total 2.151 tempat tidur.

Sedangkan fasilitas pendukung karantina yakni Rusun Pemko Batam sebanyak 1.088 orang, Rusun BP 360 orang dengan total keseluruhan 1.448 orang.

Ada juga fasilitas pendukung isolasi Asrama Haji sebanyak 420 tempat tidur.

“Disiapkan juga Stadion Sport Hall Temenggung Abdul Jamal jika diperlukan,” tambahnya.(jpg)

Update