Sabtu, 18 April 2026

Kesadaran Terapkan Protkes Terbukti Ampuh Turunkan Kasus Covid-19 di Batam

Berita Terkait

batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah dalam menjalankan protokol kesehatan (protkes), meski saat ini hampir semua sektor dilonggarkan seiring status penyebaran Covid-19 di Batam turun dari level 4 ke level 3.

”Kita bisa level 3 karena berhasil menurunkan separuh kasus Covid-19 dalam tempo satu sebulan. Saya titip, jangan kendorkan protkes. Kalau kendor, kasus Covid-19 bisa naik lagi. Kalau semua buka masker, kasus bisa naik lagi. Ingat, Covid-19 belum hilang,” ujar Rudi, di acara HUT ke-23 Batam Pos, Selasa (10/8).

Rudi juga mengatakan, sebagai kontrol, meski semua sudah dilonggarkan, namun belum 100 persen. Hanya sektor esensial bisa beroperasi 100 persen. Selebihnya masih dibatasi sampai kondisi benar-benar aman.

Rudi juga menjamin semua masyarakat Batam akan mendapatkan vaksin 100 persen. ”Jangan khawatir, semua akan kebagian vaksin. Bantu kami jaga protkes ya,” pintanya.

Di tempat terpisah, hal senada juga dikatakan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bahwa pusat telah menetapkan Batam dari status PPKM darurat dan PPKM level 4 kini turun menjadi PPKM level 3.

”Ini tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 32 Tahun 2021,” ungkap Amsakar, saat menghadiri vaksinasi dosis kedua dan pemeriksaan antigen di Marina, Kecamatan Sekupang, Selasa (10/8).

Namun demikian, Amsakar juga tidak lupa mengingatkan bahwa pengendalian pandemi ini masih belum selesai. Untuk itu, ia meminta semua pihak tidak lengah. Justru penurunan level hendaknya dimaknai sebagai pemacu semangat agar Batam benar-benar terbebas dari pandemi Covid-19.

”Kuncinya satu, kesadaran bersama kita semua. Sekarang kita telah buktikan kebersamaan itu ampuh. Pak Wali (Wali Kota Batam, Muhammad Rudi) juga kerap sampaikan, protkes jangan sampai kita lupakan,” ujarnya, mengingatkan.

Kerja bersama yang Amsakar maksud di antaranya program vaksinasi yang didukung semua pihak. Masyarakat sangat antusias untuk mengikutinya.

Kemudian, penerapan dan pengawasan protkes yang didukung Forkopimda, bahkan TNI-Polri menurunkan personel mendukung kegiatan ini. Serta penerapan PPKM yang juga berhasil.

”Semua ini tercapaikan karena kesadaran kita semua. TNI Polri, pemerintah dan masyarakat semua bersatu padu, petugas PPKM juga sudah bekerja walau memang perlu ada penguatan supaya kerja optimal lagi,” imbuhnya.

Amsakar mengatakan, sejumlah indikator pengendalian Covid-19 di Batam membaik yakni jumlah yang terkonfirmasi sejak 20 Juli lalu cenderung melandai. Pada rentan waktu yang sama, pasien yang pulih atau sembuh juga meningkat. Seiring hal ini ketersedian tempat tidur juga semakin banyak. ”Semoga pandemi ini segera teratasi,” harapnya.(*/jpg)

Update