batampos.co.id – Kementerian Sosial (Kemensos) mencatat data 11 ribu lebih anak di Indonesia kehilangan orang tua akibat Covid-19. Hal itu menjadi perhatian penting bagi pemerintah. Sejumlah kampus di Surabaya ikut memberikan bantuan terkait pendidikan anak yang kehilangan orang tua tersebut.
Salah satunya adalah Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya. Kampus yang berpusat di Kecamatan Mulyorejo itu menyediakan beasiswa untuk anak-anak lulusan SMA maupun sederajat yang orang tuanya meninggal akibat Covid-19.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Inovasi, dan Sumber Daya Manusia (SDM) UM Surabaya Ma’ruf Sya’ban mengatakan, pandemi Covid-19 hingga kini belum berakhir. Dampaknya pun kian terasa. Termasuk anak-anak yang menjadi yatim, piatu, dan yatim piatu akibat Covid-19.
’’Kami berharap apa pun kondisinya, anak-anak terdampak Covid-19 tetap bisa bersekolah hingga jenjang perguruan tinggi,” katanya.
Dalam bentuk solidaritas, lanjut dia, UM Surabaya ikut mengambil peran dalam mengatasi masalah tersebut. Salah satunya, menyediakan beasiswa bagi anak-anak lulusan SMA yang kehilangan orang tuanya akibat Covid-19. Yakni, beasiswa insan berdaya.
’’Anak-anak adalah aset bangsa. Harapan kami, beasiswa tersebut dapat memberikan jalan bagi mereka untuk menjadi generasi yang mandiri dan bermartabat,” lanjut dia.
Ma’ruf menuturkan, mahasiswa yang menerima beasiswa itu akan dibebaskan dari uang gedung dan dana pendidikan sejak awal masuk hingga lulus kuliah. ’’Kebijakan tersebut diterapkan agar mahasiswa dapat fokus belajar tanpa memikirkan biaya kuliah,” tuturnya.
Kepala Lembaga Informasi dan Penerimaan Mahasiswa Baru (LIPMB) UM Surabaya Radius Setiyawan mengatakan, proses penerimaan mahasiswa dengan program beasiswa insan berdaya tersebut hampir sama dengan 12 program unggulan UM Surabaya sebelumnya. Hanya, ada persyaratan untuk mahasiswa yang kehilangan orang tua akibat Covid-19 dengan menyertakan surat keterangan dari RT/RW setempat.
’’Lulusan SMA bisa mendaftarkan diri untuk menjadi mahasiswa baru beasiswa insan muda berdaya. Pendaftaran dibuka hingga 31 Agustus,” katanya.
Radius menuturkan, pendaftaran beasiswa itu dilakukan secara online. Mereka harus mengisi formulir di website UM Surabaya. Pendaftaran dibuka untuk seluruh jurusan, kecuali fakultas kedokteran. ’’Nanti diseleksi melalui tes validasi berkas, computer based test (CBT), dan wawancara,” ujarnya.(jpg)
