batampos.co.id – Dengan potensinya yang besar, Batam dapat menjadi pusat perkembangan e-Commerce saat ini. Sebagai salah satu platform pembiayaan digital, Kredivo berupaya memaksimalkan potensi ekonomi digital lokal, lewat gerakan Generasi Djempolan, sebuah gerakan literasi keuangan digital yang fokus mengedukasi generasi muda menjadi generasi melek keuangan.

”Sejak pandemi, kita semua menyaksikan perkembangan e-Commerce dan ekonomi digital yang semakin pesat. Melalui gerakan Generasi Djempolan, kami ingin lebih banyak lagi generasi muda lokal yang mampu memanfaatkan akses teknologi keuangan secara bijak, sehingga mereka mampu menangkap potensi bisnis online yang ada di Batam,” kata General Manager Kredivo, Lily Suryani saat video conference dengan media, Selasa (10/8).

Hal ini dilakukan seiring dengan peningkatan pengguna Kredivo di Batam yang meningkat hingga 90 persen di 2020, jika dibandingkan dengan 2019. Selain itu, usia pengguna mayoritas juga didominasi oleh kelompok umur milenial produktif, yaitu kelompok umur 25-29 tahun, sebanyak 31 persen, dan kelompok umur 20-24 tahun sebanyak 24 persen.

Memiliki status sebagai kawasan ekonomi khusus dan perdagangan bebas, membuat pertumbuhan ekonomi di wilayah Batam juga cenderung stabil. Apalagi, dengan upaya pemerintah dalam melengkapi ekosistem e-Commerce Batam seperti sistem Batam Logistic Ecosystem dan membangun beberapa Kawasan Ekonomi Khusus, seperti Batam Aero Technic, Nongsa Digital Park sebagai IT Hub hingga mempersiapkan Pelabuhan Batuampar dan Bandara Hang Nadim.

”Dukungan kehadiran fintech bagi para merchant, online reseller, dan pelaku e-Commerce lainnya akan semakin melengkapi ekosistem yang ada di Kota Batam, seiring penetrasi fintech lending di Pulau Sumatra yang telah mencapai 66,4 persen, tertinggi setelah Pulau Jawa,” ujarnya.

Berkaca pada potensi tersebut, Kredivo secara aktif mengajak generasi muda di Batam untuk melek keuangan dan mampu memanfaatkan peluang bisnis online di Kota Batam, dengan mengikuti Generasi Djempolan.

Adapun, tiga kriteria utama dari Generasi Djempolan Kredivo, yaitu Set Priority, yang dapat menentukan prioritas dan batasan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Lalu, value over price yakni memahami nilai dari pengeluaran dan pemanfaatan keuangan, bukan hanya karena murah namun juga memiliki nilai. Dan terakhir, Best of both worlds; tech-savvy sekaligus memiliki kemampuan dalam mengatur keuangan (financially savvy). (*/jpg)