batampos.co.id – Meski status Batam sudah level 3, namun tetap tidak boleh lengah. Pasalnya, angka kematian kembali melonjak tajam. Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Batam mencatat ada tambahan 22 orang pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia pada Rabu (11/8).
Tambahan ini menjadi rekor tertinggi sepanjang Agustus 2021 ini. Secara kumulatif pasien Covid-19 di Batam yang meninggal dunia menjadi 731 orang.
Dengan tambahan pasien meninggal ini, maka persentase kematian atau case fatality rate (CFR) Kota Batam naik menjadi 2,961 persen. Sementara untuk tingkat kesembuhan sebesar 91,210 persen.
Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, dr Didi Kusmarjadi, SPoG, mengatakan, selain penambahan 22 pasien meninggal, Satgas Penanganan Covid-19 Batam juga mencatat ada penambahan 63 pasien positif Covid-19. Dengan demikian, jumlah pasien positif secara kumulatif saat ini menjadi 24.687 orang.
Selain itu, terdapat juga penambahan pasien sembuh sebanyak 261 orang dengan jumlah total 22.517 orang. Selanjutnya, kasus aktif di Batam juga terus berkurang. Dimana saat ini tercatat ada 1.439 kasus aktif. Rinciannya, 1.038 menjalani isolasi mandiri, 327 dirawat di rumah sakit dan 74 orang di Asrama Haji Batam.
Didi menambahkan, Rumah Sakit Budi Kemuliaan menjadi rumah sakit yang paling banyak menampung pasien terkonfirmasi Covid-19. Tercacat sebanyak 69 pasien Covid-19 Batam dirawat disana. Selain RSUD Embung Fatimah, sebanyak 48 pasien lainnya dirawat di RSBP Batam serta 46 orang lain dirawat di RSUD Embung Fatimah.
Sementara jika dilihat per kecamatan, Batam Kota menjadi kecamatan dengan jumlah pasien dirawat terbanyak yakni 370 orang. Lalu, 273 orang di Sagulung, 206 orang di Sekupang, 136 orang di Lubukbaja. Sisanya, 135 orang warga Bengkong dan 130 warga di Batuaji. Lalu, Seibeduk 73 orang, Nongsa 60 orang, dan Batuampar 31 orang. Kecamatan Belakangpadang turun jadi 16 orang, Galang 6 orang, dan Bulang 3 orang. (*/jpg)
