batampos.co.id – Terminal Kapal Pelni akan segera pindah dari Pelabuhan Batuampar ke Pelabuhan Bintang 99, Batuampar.

Progresnya sudah 95 persen, dan tinggal menunggu izin dari Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan.

“Kami sudah komunikasi dengan pihak Bintang 99. Kesiapan sudah 95 persen. Pemindahan Kapal Pelni tersebut harus seizin Dirjen Perhubungan Laut,” kata Direktur Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Badan Pengusahaan (BP) Batam, Nelson Idris, Rabu (11/8/2021).

Alasan pemilihan Pelabuhan Bintang 99 menjadi terminal Kapal Pelni baru, karena mobilitasnya tidak sepadat di Pelabuhan Batuampar.

Ilustrasi Kapal Pelni. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

“Kita sampaikan kalau Bintang 99 lebih aman. Kegiatan bongkar
muat memang ada di sana, tapi tidak seramai seperti di Batuampar,” jelasnya lagi.

Lokasi Pelabuhan Bintang 99 berada di sebelah utara Pelabuhan Batuampar. Meskipun pindah, tapi akses masuknya masih melewati kawasan Pelabuhan Batuampar.

“Pelabuhan Batuampar tidak didesain untuk kapal penumpang. Banyak kegiatan bongkar muat di sana yang bisa membahayakan penumpang. Tapi, keputusan pemindahan bukan di BP Batam, kita menunggu dari pusat (Kementerian Perhubungan),” jelasnya lagi.

Kondisi Terminal Pelni di Pelabuhan Batuampar dinilai sangat tidak layak oleh masyarakat yang memanfaatkan fasilitas itu untuk pergi ke luar Batam, mulai ke Medan ataupun Jakarta.

Tak sedikit warga yang mendesak pemerintah untuk segera memberikan pelabuhan yang layak digunakan calon penumpang.

Sebab, setiap tahunnya, ada puluhan ribu orang menggunakan jasa kapal Pelni untuk pulang dan pergi dari dan ke Batam.

“Kalau pas di Pelabuhan Batuampar, turun dari kapal saat hujan, penumpang basah.Jalannya becek, tapi kabarnya sekarang agak lebih bagus,” ujar Sumarno, yang mengantar keluarganya naik kapal Pelni di Pelabuhan Batuampar.

Ia berharap, dengan pemindahan ke Pelabuhan Bintang 99, pelayanan bagi penumpang jadi lebih baik.