batampos.co.id – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Batam melaporkan kasus aktif Covid-19 terus mengalami penurunan. Saat ini kasus aktif di Batam tersisa 1.263 pasien.
”Benar, kasus aktif terus turun. Saat ini jumlahnya berada di angka 1.263 kasus,” ujar Ketua Bidang Kesehatan Satuan Tugas Covid-19 Kota Batam, dr Didi Kusmarjadi, Kamis (12/8).
Didi memaparkan, penurunan jumlah kasus aktif di Kota Batam juga terjadi pada Kamis (12/9) sebanyak 176 orang. Ia juga menyebutkan, dari 1.263 kasus aktif ini, sebanyak 846 menjalani isolasi mandiri di rumah. Sisanya, 338 orang dirawat di rumah sakit dan 79 lainnya dirawat di asrama haji.
Sepanjang 24 jam terakhir, jumlah pasien covid-19 di Batam juga bertambah 81 orang, sehingga menjadi 24.768 orang. Sementara, jumlah pasien yang sembuh bertambah 253 orang, sehingga keseluruhan pasien sembuh sudah menjadi 22.770 orang.
”Pasien yang sembuh terus bertambah sehingga kasus aktif jadi turun,” ujar Didi.
Sementara itu, pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 juga bertambah empat orang. Sehingganya total pasien meninggal sejak pandemi ini melanda Batam sampai sekarang sudah mencapai 735 orang.
Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Batam juga mencatat tingkat kasus aktif di Batam saat ini sebesar 5,099 persen atau turun dibanding sepekan sebelumnya yakni 8,513 persen. Sedangkan tingkat kesembuhan di angka 91.933 persen atau naik dibanding periode yang sama yakni 88,769 persen. Dan tingkat kematian sebesar 2,968 persen.
Selanjutnya, kasus aktif di Batam tersebar di seluruh kecamatan. Batam Kota masih menjadi wilayah dengan kasus aktif tertinggi yakni sebanyak 340 orang. Angka kasus aktif di Batam Kota juga menurun dibandingkan Rabu (11/8) yakni 370 orang.
Selain itu, di posisi selanjutnya ada Kecamatan Sekupang sebanyak 209 kasus turun dibanding hari sebelumnya 206 kasus. Kecamatan Sagulung dengan 172 kasus, atau turun dibandingkan satu hari sebelumnya yang berjumlah 273 kasus aktif.
Selanjutnya, Kecamatan Bengkong 138 kasus, Batuaji yakni 131 kasus, Lubukbaja 95 kasus, Seibeduk 76 kasus dan Nongsa 58 kasus sementara itu Batuampar 27 kasus.
Sedangkan tiga kecamatan hinterland yakni Belakang Padang delapan kasus, Galang 6 kasus dan Kecamatan Bulang tiga kasus. ”Untuk Kecamatan hinterland saat ini statusnya sudah menjadi kuning,” ujar Didi.(*/jpg)
