batampos.co.id – Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun menghentikan proses belajar mengajar secara tatap muka di Kecamatan Belat.

Ini setelah terjadinya peningkatan kasus Covid-19 di kecamatan tersebut.

”Sekolah-sekolah di Kecamatan Belat sudah melaksanakan belajar mengajar tatap muka sejak lama dengan ketentuan protokol kesehatan. Adanya peningkatan penyebaran kasus positif terpapar Covid-19, Camat Belat kirim surat ke kita untuk menghentikan belajar dan mengajar tatap muka,” ujar Plt Kepala
Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Fajar Horison Abidin, Kamis (12/8/2021).

Penghentian belajar tatap muka ini, katanya, dimulai sejak Senin (9/8). Dan akan kembali dibuka jika situasi penyebaran Covid-19 sudah bisa dikendalikan.

Siswa saat ini belajar secara daring seperti sekolah-sekolah yang ada di Pulau Karimun dan Pulau Kundur yang masih tetap berjalan secara daring.

”Saat ini di Kabupaten Karimun sekolah yang melaksanakan belajar dan mengajar tatap muka hanya dua kecamatan. Yakni, Kecamatan Durai dan Ungar. Kita berharap ke depan dengan program vaksinasi untuk anak, bisa membantu dibukanya sekolah dan melaksanakan belajar dan mengajar tatap muka,” paparnya.

Camat Belat, Aribowo Hadibroto secara terpisah menyebutkan, permintaan resmi ke Dinas Pendidikan untuk menghentikan sementara proses belajar dan mengajar tatap muka di wilayah kerjanya memang disebabkan mulai banyak warga yang positif
terpapar Covid-19.

”Sejak sepekan lalu sampai dengan saat ini jumlahnya mencapai 23 kasus. Untuk itu kita minta hentikan sementara belajar dan mengajar tatap muka,” ungkapnya.(jpg)