batampso.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri menargetkan 100 persen warganya telah divaksinasi dua dosis pada akhir tahun ini.

Hal ini demi menciptakan herd immunity (kekebalan komunal) di Kepri. Namun, capaian vaksinasi ini masih terhambat akibat stok vaksin tersendat dari Jakarta.

Berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19 Kepri, vaksinasi terhadap usia di atas 18 tahun untuk dosis pertama sudah diberikan kepada 959.709 orang atau baru mencapai 69,88 persen.

Sisa targetnya masih ada 413.663 orang warga Kepri yang belum mendapatkan vaksinasi. Sedangkan dosis kedua baru diberikan terhadap 325.560 orang atau 22,9 persen.

Hingga kini ada sebanyak 1.047.812 orang yang belum mendapatkan suntikan dosis kedua.

warga Kota Batam mendapatkan vaksinasi Covid-19 tahap pertama yang diadakan Apindo di Restoran Puas Hati, Sabtu (14/8/2021).

Kemudian, vaksinasi anak usia 12-17 tahun, dosis pertama sudah diberikan terhadap 77.593 orang atau 37,36 persen.

Sisa target sekitar 130.070 anak. Dosis kedua baru diberikan
kepada 17.780 orang.

”Kami terus menggesa penyuntikan dosis pertama, sembari itu
juga berjalan penyuntikan dosis kedua,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepri, M Bisri, Jumat (13/8/2021).

Bisri mengatakan, pasokan vaksin dari pemerintah pusat tidak datang dalam jumlah besar.

Sehingga sedikit menyulitkan vaksinator dalam bekerja. Karena begitu vaksin habis, mereka hanya bisa menunggu.

”Kalau pasokan vaksin lancar, mungkin vaksinasi selesai sesuai target. Tapi vaksin datang dalam jumlah sedikit, kadang cuma seribu vial, 5 ribu vial,” sebutnya.

Menurutnya, animo masyarakat Kepri sangat tinggi. Karena begitu pasokan datang, bisa habis dalam waktu sekejap.

”Cukup tinggi, Kepri ini nomor 1 di luar Jawa dan Bali, untuk vaksin,” ujarnya.

Untuk menuntaskan vaksinasi, kata Bisri, memerlukan sekitar 1,7 juta dosis vaksin.

Jika pasokan datang, kemungkinan hingga akhir tahun vaksin di Kepri bisa diselesaikan.

”Target saat ini, begitu pasokan vaksin datang, kami segera distribusikan ke daerah-daerah. Tidak ada menunggu lama. Tapi kan vaksin yang datang hanya dalam jumlah kecil,” ucapnya.

Beberapa daerah di Kepri sudah melewati target awal vaksinasi 70 persen yakni Tanjungpinang 75,81 persen, Bintan 73,35 persen, Karimun 70,24 persen, Natuna 77,73 persen.

Sedangkan daerah yang belum mencapai 70 persen vaksinasi adalah Batam 69,03 persen dan Lingga 53,27 persen.

”Stok vaksinasi di beberapa daerah masih mencukupi. Pak Gubernur terus menyurati pemerintah pusat untuk mengirimkan pasokan vaksin,” ujarnya.

Saat ini, Tanjungpinang memiliki 2.791 vial, Batam 12.006 vial, Bintan 3.785 vial, Karimun 3.421 vial, Lingga 1.210 vial, Natuna 1.259 vial, dan Anambas 713 vial.